Earth Hour… Apa Hubungannya ama Global Warming?
Mar 27th, 2010
Udah lama banget gw gak blogwalking. Kemaren iseng blogwalking. Dalam arti sesungguhnya, bukan sekedar baca google reader. Ada fenomena menarik, ketika gw menemukan kenyataan bahwa banyak blogger secara berjamaah bikin postingan tentang Earth Hour di tanggal 27 maret ini. Hampir semua blog yang nulis tentang itu gw tutup dengan segera, tanpa meninggalkan komen (kecuali beberapa temen deket, dan gw pun ninggalin komen lebih ke sapaan dan becandaan, bukan ngomenin tulisannya). Kenapa?
Oke… Sebelumnya, sebelum postingan ini menjadi ilmiah dan tidak menarik, mari kita buka dulu situs ini….
Sudah? Nah… Situs itu tidak berhubungan dengan postingan ini. Segeralah tutup, karena situs itu mengumbar aurat dan sangat condong pada perbuatan dosa. *awwwwwww…. dikeplak berjamaah* =))
Kembali ke topik. Sebagai mantan geologist (meskipun tidak berbakat), gw masih satu gerbong dengan beberapa geologist (in fact, banyak ilmuwan dari ilmu-ilmu yang berkaitan juga) di muka bumi ini yang mencibir dogma “Global Warming“. Global Warming adalah fakta. Begitu pula Global Cooling (Baru denger ya?). Tapi masalahnya adalah, ketika kita secara tidak sengaja ter-brainwash bahwa Global Warming disebabkan oleh perbuatan manusia yang banyak melepaskan CO2 ke udara, maka gw selalu gregetan. Gatel-gatel gituh. Dibilang panu, bukan. Alhamdulilah gw masih sering mandi, jadi terhindar dari penyakit kulit memalukan itu. Gw gatel karena… Karena apa ya? Silahkan cek situs ini.
Sudah? Selamat! Anda tertipu untuk kedua kalinya! *ditangkep, dicelupin minyak tanah, dan selanjutnya dibakar massa*
Intinya gini… Gw setuju dengan penghematan energi. Minyak lah, batubara, gas, dll adalah sumber energi yang ada masa habisnya. Makanya harus hemat. Gw juga setuju dengan usaha-usah mengurangi polusi. Polusi itu bikin udara yang kita hirup menjadi kotor, bikin air tanah tercemar, dll. Gw juga setuju dengan pencegahan penggundulan hutan. Tumbuhan itu ngelepasin O2 untuk kita bernafas. Kalo hutan gundul, dan gak ada pohon dalam jumlah memadai di perkotaan, lalu gimana kita bisa bernafas? Kalo hutan gundul, otomatis risiko banjir, longsor, dll bakal menghantui umat manusia.
Lalu, masalahnya apa?
Ketika kita percaya Global Warming sebagai efek perbuatan manusia, kita secara pribadi bahkan negara Indonesia tercinta ini, menjadi tunduk pada tatanan konspirasi ekonomi-politik global yang mencegah bangsa ini untuk maju. Negara tercinta ini terpaksa meminimalkan kemampuan dan pengembangan industrinya, dengan alasan industri banyak yang menjadi pemicu global warming (Negara maju mah cuek, tetep genjot teruuuus). Negara tercinta ini berusaha mencari pinjaman (malah lebih sering dikasih pinjaman tanpa meminta) negara-negara kaya, termasuk dalam bentuk World Bank or IMF or sebangsanya, untuk melakukan tindakan pencegahan global warming yang sebenernya gak penting. Pinjaman loh ya! Bukan hibah! Akibatnya utang makin gede, sementara kemampuan industri bangsa ini mandek! Penjajahan itu namanya!
Segala sesuatu dihubungkan dengan global warming. Es mencair di kutub karena global warming. Permukaan air laut naek karena global warming. Prediksi pulau-pulau di pasific bakal tenggelam sekian puluh taun lagi karena global warming. Haloooo. Ribuan taun yang lalu nenek moyang orang Indian nyebrang ke benua Amerika itu jalan kaki diatas selat bering, yang masih merupakan daratan (Antara Rusia dan Alaska). Sekarang selat bering tenggelem. Apa jaman itu udah ada industri manusia penghasil CO2 yang bikin permukaan air laut turun? *Masih ribuan fakta sejarah lainnya mengenai naik turunnya muka air laut yang semuanya murni karena proses alam*. Bahkan ada yang bilang bahwa menjadi Vegetarian bisa mengurangi Global Warming. WTF!
Kenapa? Pasti mo bilang begini ya “Lo rasain aja sendiri… Sekarang Jakarta makin panas… Bandung makin panas… Semua kota makin panas… Ini jelas akibat global warming!“. Beuh… Kalo ada orang yang mendukung dogma Global Warming dan ngasih alasan seperti itu, gw makin gregetan. Buka mata doooong. Lo bandingin Bandung sekarang dengan Bandung taun 1980-an? Ya iyalah panasan sekarang. Tahun 1980 penduduk Bandung cuma beberapa ratus ribu orang. Sekarang hampir 3 juta. Pake logika dong. Gini deh…. Lo diem di kamar adem… Trus tiba-tiba masuk temen-temen seabrek-abrek ke kamar lo… Panas gak? Gerah gak? Apa itu karena Global Warming? Gak nyambung! Tanpa Global Warming, kalo semua orang tumplek di satu tempat, ya otomatis jadi panas lah! Arrrgggghhhhh…
Keseimbangan alam Yin dan Yang, dalam hal ini Global Warming akan diikuti oleh Global Cooling terkesan dilupakan. Orang hanya kenal Global Warming tok! Dan orang hanya tau itu akibat perbuatan manusia. Ckckck. Tau gak sih bahwa sejak terciptanya bumi milyaran taun lalu, secara natural bumi ini memang sudah Sunatullah kadang memanas, kadang mendingin, dan begitu seterusnya? Bumi pernah di kondisi yang JAUH lebih panas dari sekarang, dan itu pada saat orang belum pake listrik, belum pake minyak, dll… bahkan sebelum kelahiran manusia pertama. Mencegah Global Warming sama aja dengan mencegah gempa bumi, mencegah gunung meletus, atau menutup lobang semburan lumpur PT Lapindo. Mustahil!
Njrit, makin membosankan tulisan ini.
Pada prinsipnya gw setuju dengan niat mulia program Earth Hour. Bahkan kalo perlu gw mendukung pengurangan penggunaan AC dan alat-alat listrik boros energi lainnya secara lebih luas, bukan cuma sejam doang. Tapi gw mendukung itu bukan karena alesan Global Warming (Program Earth Hour ini dihubungkan dengan pengurangan CO2 di udara, which is the fundamental idea of this Global Warming Dogma). Efeknya, para aktifis pencinta alam gak jelas secara serempak ikut-ikutan cuap-cuap di berbagai media, baik online maupun offline tentang pentingnya Earth Hour ini untuk melawan Global Warming. Halah.
FYI, gw mendukung segala hal yang bertujuan untuk menghemat energi, mengurangi polusi (Hey! Polusi gak ada hubungannya ama Global Warming!), kelestarian lingkungan, dll. Tapi bukan dalam bentuk informasi menyesatkan seperti yang terjadi sekarang ini.
note : Tulisan ini tidak membutuhkan komentar sekilas dari orang yang sudah terlanjur ter-brainwash oleh dogma Global Warming sebagai akibat perbuatan manusia. Sebelum menghujat gw, silahkan baca link-link yang bagus dari para kritisi dogma global warming berikut sebagai bahan untuk membuka fikiran anda (sumpah, bukan link bokep lagi!) :
- William M Gray – Profesor ahli meteorologi di Colorado State University
- Phillip Stott – Profesor Biogeography di SOAS, University of London
- Bob Carter – Profesor Geology di James Cook University, Australia
- Vincent R Gray – Ph.D. Physical Chemistry di Crambridge University (Mantan anggota IPCC yang membelot)
- Richard Lindzen – Profesor Meteorologi di Massachusetts Institute of Technology
- Khabibullo Abdusamatov – Astrophysist dari Russian Academy of Science
- Ringkasan mitos seputar Global Warming
- Petisi dari 30.000 ilmuwan bidang terkait di Amerika yang menolak Dogma Global Warming
- List beberapa ilmuwan yang menolak dogma Global Warming (liat bagian reference untuk lebih puasnya)
p.s. Eh, sekalian nambahin link artikel dari Pakdhe Rovicky – Geologist sekaligus blogger kondang <<– baru tau kalo beliau juga secara halus menolak dogma Global Warming.

*Capek marah-marah… Sekarang siap-siap diamuk pembaca karena menjunjung demokrasi dengan berpandangan beda dengan mainstream*










about 1 year ago
Gw pngen komen bleh kn??
Gw suka bgt sm postingan lo ko!!
Senggakny ni smw bs sdkit nyadarin orang tntg gmna orgnssi transnasional itu bkin hegemoni d’dnia dg kesdaran yg palsu..
Boleh nyadar bhwa HEMAT itu PENTING, tp ngga bwt prgram2 itu. Melainkan emang qt pduli sm smber daya yg trsdia skarang..
about 1 year ago
that’s my point..
about 1 year ago
ga ngerti soal global2 warmingan, klo gombal warning kaya @anjinggombal baru ngerti.
tapi thanks atas “link2″ nya. menambah “pengetahuan” *halah*
about 1 year ago
Gambar karikaturnya pas banget, cang.. Lagipula, gw dah kadung lo brainwash masalah ini, jadi ya percaya aja gitu, hihihi..
about 1 year ago
ayeuna mah keur usum global yawning, heuay nepi ka ngacay
)
about 1 year ago
So agree with you
— Aku juga eneg sama orang2 di tempat kerja yang dikit2 ngomong global warming.
I always told them — iPod yang lu pegang itu, mobil yang lu bawa tiap hari itu, komputer yang lu pake dirumah, lemari es, dan tempat kerja yang kita berada skrg ini, bisa lu idup tanpa itu semua?
Karena menurut semua teori ngasal itu, berati satu2 nya cara buat nyegah global warming brati kita harus kembali ke jaman batu.
Maunya hemat air buat cebok, jadinya boros tissue. Maunya hemat tissue, buat keringin tangan, jadinya boros energi listrik buat hand air dryer.
Ga bisa yang namanya bener2 antipati deh. Yang bisa kita lakukan ya sadar aja buat mengurangi polusi, bikin lingkungan lebih sehat.
about 1 year ago
bener-bener membuka pikiran saya soal global warming nih. jadi isu global warming itu bisa dibilang hoax ya?
about 1 year ago
global warmingnya sendiri saya yakin bukan hoax… tapi sesuatu yang terjadi secara natural… yang hoax adalah keyakinan bahwa manusia (dalam hal ini dengan media gas-gas rumah kaca yang dihasilkan kegiatan manusia) sebagai penyebabnya…
about 1 year ago
lha iki marah earth hour opo marah yang lain chanx
about 1 year ago
eh chanx. gw juga mikir lho, kita ditunjuk2 sebagai penyebab hutan kita habis, sebenernya adalah usaha para negara maju untuk tetap membuat kita sebagai primata yagn tak boleh maju, karena sebenernya mereka lah yang sudah menghabiskan hutan. jaman dulu kan semua negara tertutup hutan.
about 1 year ago
the funniest thing is… negara2 maju (baca: amerika dkk)sebagai penggelontor isu global warming, paling aktif kampanye anti global warming.. termasuk dengan media LSM internasional macam WWF, Greenpeace, dll… termasuk juga dengan jalur boneka mereka (baca: PBB). Padahal, seandainya isu Global warming benar, mereka-mereka jugalah (negara2 maju itu) penyumbang CO2 dan gas-gas rumah kaca terbesar di dunia… Lucunya, Amerika malah gak mau nandatangan protokol kyoto yang idenya dari mereka sendiri… Amerika dkk maunya NGEBANTU (baca : ngasih kredit = ngasih utang) ke negara2 miskin untuk memerangi Global warming di negara masing-masing…
about 1 year ago
Coba nonton The Incovenience Truth, mas. Mungkin bisa cari dan download di indowebster.
Berisi presentasi yang cukup eye opening, karena berdasarkan data dan penelitian bertahun-tahun tentang Global Warming beserta prediksinya.
Pakdhe Rovicky juga pernah nonton tuh: http://rovicky.wordpress.com/2007/09/19/inconvenient-truth-aku-berbeda-reaksi-dengan-al-gore/
Ada links di atas yang membuat dis-klaim “This section’s representation of one or more viewpoints about a controversial issue may be unbalanced or inaccurate.”. Gray.
Kalau sudah ngomongin konspirasi. Bisa ga ada habisnya. Karena bisa saja emang di-desain seperti itu.
Gw logika dasar mas, dengan tambahan.
Original:
Versi gw:
Itu masih di dalam ruangan.
Seperti kita tahu, penyejuk ruangan (AC) punya mesin yang berada di luar ruangan yang pastinya menyumbangkan pembuangan hasil proses ke udara luas.
Itu masih berasal dari satu ruangan.
Yah, gw ga punya kapasitas untuk bisa mengerti semua istilah keren kalian yah. Tapi gw liat benah merah yang halus antara Earth Hour dengan Global Warming.
Gw setuju bahwa GW emang siklus alam. Tapi, gw juga setuju dengan ide bahwa GW ini diperparah dengan campur tangan kita.
Sebenernya ada seabrek hal lain. Tapi, kayak lu bilang sebelumnya, ‘brainwashed dengan dogma GW’, gw takut jadi pointless.
Kita sama-sama punya poin dan sama-sama benar. Tapi, ngomong emang gampang. Sekarang mari sama-sama melakukan yang benar.
Btw, nice share. Salam kenal.
about 1 year ago
silahkan googling, cari pendapat2 ilmuwan independen dari berbagai disiplin ilmu yang mengkritisi kesimpulan akhir (dan berbagai poin2 didalamnya) dari Incovenience Truth. Termasuk baca baik-baik tulisan pakdhe rovicky di link tentang film itu
Mengenai analogi ruangan.. gw cuma pake analogi orang, belum pake tambahan analogi lainnya (AC dll misalnya). Bener banget… AC, berbagai alat elektronik, mesin, dll bikin semuanya makin “panas”… makin sumpek… Tapi, itu sifatnya lokal.
Sementara GW ditengarai disebabkan oleh gas2 rumah kaca yang terbentuk akibat penggunaan berbagai mesin itu… Nah loh… Silahkan googling lagi data2 ilmiah tentang prosentasi gas rumah kaca di udara, mengenai prosentasi penambahan akibat ulah manusia dan prosentasi akibat “ulah alam”. Prosentasi ulah manusia ternyata sangaaaaaaaaaaat kecil (bila gak boleh disebut gak ada)….
Aniwei.. thanks komennya… Berhubung lo udah nonton Incovenience Truth, gw malah seneng karena lo pastinya cukup memahami mengenai Global Warming ini. At least gak hanya sekedar ikut2an hysteria Global Warming kayak kebanyakan orang, tapi beneran tau tentang hal itu (meskipun relatif dari satu sudut pandang, yang mana kebetulan bertentangan dengan sudut pandang yang gw ambil). hehe
Thanks for your comment. Salam kenal juga bro!
about 1 year ago
Postingannya keren! Iya betul global warming itu emang sejak dulu ada secara alami, cuman akhir2 ini kejadiannya berlangsung cukup cepat. Itu sih yang membahayakan, dan mau gak mau manusia terlibat di dalamnya. Tapi ya.. aku sih gak terlalu peduli soal global warming, yang penting melakukan yang praktis-praktis aja dulu yang bisa dilakukan di sekitar kita
about 1 year ago
serahlah mau global mau gombal mau atau gimbal, buat saya sampah itu menganggu maka harus dibersihin. listrik mahal maka harus dihemat. pohon bikin adem maka harus ditanam dimana2. buahnya, ya bonus
about 1 year ago
Intinya sih kita di bumi ini cuma “numpang”, dan udah wajib untuk menjaganya kalo mau tinggal lebih lama di sini, kalo mau anak cucu bisa hidup tenang di bumi. Pakai fasilitasnya (alam, SDA, dll) dengan bertanggung jawab. Tanpa ada global warming, efek rumah kaca, klo kita berlebihan mengeksploitasi dan mencemarinya, akan hancur2 juga jadinya.
Walau global warming misalnya emang cuma sekedar isu, konspirasi ato apalah itu, bukan berarti kita bebas dari kewajiban untuk melestarikannya.
dan gue seneng baca ini krn elo jujur dan gak latah sok-sokan jadi aktivis pencinta alam dadakan (walau pada dasarnya gue gak setuju 100% sama tulisan lo yaa…). chanx, elo itu keren.
about 1 year ago
gw keren? pastiii… mau minta tanda tangan??? wakwkawkakwkawak
about 1 year ago
hoekkk
*muntah tujuh turunan*
about 1 year ago
jadi inget kuliahnya AL GORE yang mengatakan bhw bumi kita ini sedang mencari keseimbangan baru. so, klo gitu logikanya berarti bumi kita ga sekali ini aja berubah jd panas-dingin, tp udah ratusan bahkan ribuan kali sejak bumi diciptakan. jadi yg namanya global warming itu ga ada.. atau ada tp itu merupakan suatu ‘tabiat’ bumi yang sering terjadi saat bumi sedang mencari titik keseimbangan baru.. *komen gw bener ga, om?
about 1 year ago
setuju mah gue sama postingan ini.. gue ga bakalan matiin lampu di rumah gue. hehehehe
about 1 year ago
hemat listrik, jaga kebersihan, dll… itu mah WAJIB! bukan cuma sejam setaun doang… setiap saat! hehe
about 1 year ago
Hayah..!
dah niat bikin postingan serupa tp malah lupa. *tepok jidat*
Intinya gw setuju banget ama gerakan ini. Simple tapi bermakna.
about 1 year ago
Syukurlah elo masih nyadar dan kritis. Inilah yang penting bagi manusia. Entah dogma GW atau bukan, tergantung kita sendiri. Gw bersepeda apa karena untuk ngurangin efek GW? Bukan! Itu demi kesehatan gw. Dukung PERSIB jadi juara LSI!
about 1 year ago
Nah.. Ini yang jauh lebih penting… GIMANA CARANYA PERSIB BISA JUARA LSI? mari kita menundukkan kepala sejenak dan berdoa demi kemenangan Persib Bandung… hihi
about 1 year ago
waww artikel yang menarik.
pro kontra global warming semakin menarik aja. Terlepas benar atau salahnya dogma tersebut tapi yang jelas kita ayo bersama-sama jaga bumi yah…..
about 1 year ago
itu link apa ya TT dibuka ternyata ga ada hubungannya..@ichanx……
Link referensinya malah dibawah..ya udah gw baca dulu ah..baru pertimbangin percaya yg mana
about 1 year ago
kambing gua ketipu ama linknya..
*huh
anyway berhubung gua gak terlalu minat dll ama global warming gua ndak ikutan lah… intinya gua bayar listrik buat dipake bukan buat dimatiin…. lagi pula mening minta om om pln yang katanya untung gede buat ganti teknologinya biar bersih kalau mau ndak gombal warming
about 1 year ago
sebuah pendapat yang menarik
hmm
about 1 year ago
hiyaaaaa udh ngebuka link ga pentingnya, untung error,hahaha..
eh tp yah da, sekarang udh jam 21.13 juga, nanggung juga 17 menit lagi kaan?? hahaha..td jg telat matiinnya tuh! :p
ntar deh baca link2 bermanfaatnya,banyaaak bangeet..masa malem minggu baca gtuan sih,,hahaha..
intinya, cukup membuka pikiran lah..
about 1 year ago
linknya bagus
kalo matiin lampu sejam, trus buat nyalaian generator dll, apa gak pake energi?? intinya sih berhemat, tapi pakailaah secukupnya seperlunya
about 1 year ago
wooohh… jd begitu toh, chanx?
gw bukan anak geologi sih. jd ga terlalu ngerti yg beginian.
makanya gw ga pernah ikut2an “menyebarluaskan sesuatu yg belum bisa gw pastiin apa”.
hehehe…
btw, gw td sempet ngebuka link pertama dan gw kejebak!
sialnya, gw buka pas lg di McD, bo’!
untung di belakang gw ga ada orang.
wakekekekek…
asyem lo.
about 1 year ago
Hahh..pusing pusing mikirin global warming. Gw sih irit listrik dr dulu karena pedit aja gamau bayar tagihan terlalu mahal.
about 1 year ago
eh bener tuh! ditempat asal gw (kaltim) which is disana masih hutan belantara aja udah sangat panas..bahkan lebih panas daripada bandung or jakarta..padahal, haloooo, disana nggak ada gedung2 pencakar langit, kendaraan cuma sedikit, dan nggak banyak pabrik2 penghasil limbah dan CO2…come on, guys, wake up…kalo kita ikut partisipasi earth hour demi mengurangi pemakaian energi yang berakibat pada sumber minyak, gw dukung,,tapi kalo jadi karena menyalahkan global warming, aduh…that’s not the exact point
about 1 year ago
gw cinta postingan lo chaaannnxx…
gak suka sama yg namanya ikut2an, dan yang jelas, i say now untuk matiin listrik sejam. biar aja yg lain bilang egois.
ini jakarta, kota besar, ibu kota negara malah, tapi pas pemadaman bergilir kemaren dimana rata2 org cuman kena 2-3 kali pemadaman, atau malah ada yg gak kena sama sekali, rumah ku kena seling 2 hari sekali, dan lama nya pemadaman berkisar antara 3 sampai 6 jam
belom lagi korupsi KwH dirumahku, belom lagi, suka matiin mendadak yang cuman sepersekian detik.. sungguh meruka semua barang elektronik dirumah
selain itu masih banyak dendam saya sekeluarga sama PLN yang gak bisa dituliskan disini, daripada ntar kena UUITE.
jadi kalaupun mau berhemat lah, atau apapun lah demi menjaga kelestarian bumi ini, I’ll do it my way, wich is, bukan dengan matiin lampu.. masih banyak kok cara untuk berpartisipasi
*pengen mbacok petugas PLN rasanya*
about 1 year ago
link apa itu
) wakakakaka… dasar ichanx dodol!
hem begitu ya chanx… ah sial… kenapa gw harus tercerahkan oleh lu sih? hihihih… :p
untung saya belum terlalu sesat ke dalam isyu GW itu
hehehe… sip dah postinganya!
about 1 year ago
Pas lagi acara seremoni itu saya lagi numpak, numpak motor. Tapi listrik di tempat kost bukan cuma gak hidup sejam, malah 13 jam, mulai dari jam 10 pagi sampai jam 23.00.
about 1 year ago
Boong!
Lu nulis gini justru anti kita2 yang menjaga lingkungan. Lu itu malah yang antek2 nya kapitalis industrialis perusak lingkungan!!
*nyoh, iyeu urang dituduh antek komunis pas cerita globalwarming. Sial. Persib jg anti global warming, kang?
Hidup Budi Sudarsono!
about 1 year ago
huakakakak… gara-gara maneh, tadi peuting urang diskusi global warming jeung pakde mbilung. bayangkan!!! malam minggu diskusi global warming!!!! pemborosan energi sajah!!! wakwakwakwkakkawkawk
about 1 year ago
terima kasih perluasan wawasannya… global warming memang suatu dogma, dan terjadi secara natural, baik dibantu manusia atau tidak.
cuman mungkin yang saya paling setuju adalah fakta dari manusia yg memang sangat bisa abusive dengan harta2 alam yang tersedia. makanya saya sangat setuju dengan adanya earth hour. terlepas dengan itu mempengaruhi yang namanya global warming apa tidak.
tapi bagus nih postingannya. enak bacanya. mudah2an tetep jadi earth friendly yah!!!
about 1 year ago
thanks infonya chanx. at least kita tetep bisa melakukan hal2 yang tadinya kita percayai untuk mengantisipasi global warming, tapi dengan alasan yang (menurut penjelasanmu) lebih bisa diterima…
oh ya, makasih juga link jebakannya ya… *penthung*
about 1 year ago
Danke, chanx. Sekarang aku ngerti kenapa aku belum menemukan jodohku. Hahaha
about 1 year ago
Kalian semua salah, global warming itu disebabkan oleh BEKOK. Jadi kalau memang peduli bumi, pada saat akan, mari kita tahan BEKOK selama 1 jam.. embung yuk
about 1 year ago
ah…gw mah anak elektro en gag ngerti beginian bang…
yang gw ngerti cuman, banyak juga orang yang teriak teriak kalo bayar listrik mahal!! dab gw juga sepet liat orang orang triak triak kaya gituh..
kebanyakan mah mereka gag ngerti ato cuman ngerti dikit akhirnya ikut2an sok tau… cih!
about 1 year ago
mengingatkan gue pada diskusi kondom
Satu pihak bilang kondom efektif mencegah AIDS (atau kehamilan yah? Lupa gue), di lain pihak bilang bahwa sbenernya ukuran pori kondom adalah blabla micron dan lebih besar dari sel sperma, artinya sperma bisa masuk juga biar tanpa kondom.
Dua pendapat itu sama kayak permainan ‘kata ahli ini…’ dengan argumen yang mantep tenan dan bisa bikin manggut2 dan percaya.
Siapa yang bisa jamin kalo keduanya itu scientific? Siapa yang berani jamin kalo keduanya ga punya agenda politik khusus?
Dan soal GW ini, sama aja, permainan kata si ini-si itu. Yang itu konspirasi mendukung kapitalisme yang ini mungkin untuk mendukung… er komunisme? Or whatever-entahlah-apa-itu-gue-mah-ga-demen-politik
about 1 year ago
nah ituuuu…. dari sudut pandang keilmuwan, GW masih penuh perdebatan…
lalu, yang sekarang beredar di masyarakat hanya pandangan dari satu sudut pandang : “GW itu terjadi karena ulah manusia. Salahkan industri ini, itu, anu… Mari kita mengurangi pemakaian blablabla… negara harus membatasi blablabla… harus green energy… blablabla…. padahal yg teriak2 itu justru mengambil keuntungan dari situ…”
about 1 year ago
ralat, bukan ‘sperma bisa masuk juga biar tanpa kondom’, tapi ‘sperma bisa masuk biar pake kondom’
kondom oh kondom.
about 1 year ago
eh okke… di singapur ada kondom yang glow in the dark loh…. *teu nyambung* wakwakawkawkawawk
about 1 year ago
duh panjang bener hihihi
about 1 year ago
ukuran?
udah nitip ke echi? =))
about 1 year ago
kemaren di ‘brainwash’ GW. sekarang ter’brainwash’ tulisan ichanx.
Otak gw kapan kering yak!?
about 1 year ago
ichanx, abis sedih kok jadi marah2 sih hehe..
gua gak ngebela sapa2 karna gua gak matiin lampu kemaren pas earth hour kekekekek…
menurut gua kalo kita mau menjaga bumi yah kita harus menggunakan seperlunya lah… gak mungkin kita bisa hidup tanpa pake semua perlatan elektronik kan, tapi secukupnya kita.. kalo cuma matiin lampu sejam abis itu dinyalain jor2an juga yah percuma juga sih menurut gua
about 1 year ago
entah lah ichanx apapun yang dikau katakan aku kurang mengerti jadi aku hanya bisa manggut-manggut belaga mengerti
mungkin bener juga chanx kita dijajah secara halus oleh negara maju chanx
about 1 year ago
gw setuju banget ma lo ^^v
about 1 year ago
wah..baru tahu neh..
makasih bro infonya tentang global warming..
jadi tahu lebih dalam neh..
about 1 year ago
wogh… postinganmu baguss…
dasarnya sih sama, gw setuju untuk segala hemat-hemat itu. memang harusnya itu dijadikan kebiasaan, tapi bukan atas dasar gombal warming ituh. Gw mikir efeknya hemat-hemat itu kan ya buat kita sendiri, gak perlu lah jauh2 mikir sampek gombal warming ituh. Yang lu bilang Sunatullah itu, ih gw setuju
about 1 year ago
that’s right dude. Gw juga sebenernya suka sarkastis ama orang-orang yang keburu eboh dengan pemberitaan ini itu, apalagi tentang global warming. Kadang suka nggak teliti dan mau aja diarahkan kearah opini yang sebenernya ada konspirasi dibaliknya.
about 1 year ago
blogwalking aja dah aku
heheh mampir mas di blogq
hehe
about 1 year ago
tulisan sampean ciamik bos….mantep….
beneran, saya baru tau kayak gitu….
makasih banyak bung, saya juga mau menyebarkan tulisan yang kurang lebih kayak gini….
about 1 year ago
matiin lampu, trus idupin lilin banyak-banyak, bukannya makin panas yak?
dan.. ternyata ichanx lah orang yang melanggar ToS siteo.us dengan membuat link ke adult pages. meh!
about 1 year ago
kejaaam!!! link nya dimatiin!!! =))
about 1 year ago
ahahaha.. global warming, inconvenience truth, the company, final destination, dan sebagainyah..
nu pasti ayeuna urang geus kudu ngurangan udud. lain pedah global warming.. soalna mun bau udud, mola “diberi” ku pamajikan.
)
about 1 year ago
Hmmm Gitu Ya chan?? gw Link yah
about 1 year ago
like this lah pokoknya. lw sekarang dah masuk ke jalan lw yang dulun lagi. sesat yang menyehatkan!!!!
Merdeka!!!
Cepet dapet jodoh dah *gak nyambung*
merdeka lagi!!!!
about 1 year ago
trus teori yang mengatakan emisi2 itu menimbulkan efek rumah kaca itu gimana jadinya ya? bener ato ndak gitu lo??
about 1 year ago
menimbulkan polusi lokal iya… tapi efek rumah kaca? itu yang jadi perdebatan besar para ilmuwan.
about 1 year ago
Sebenernya saya engga terlalu ngerti amat sama yang namanya Earth hour..
tapi baca di internet jadi mikir
susaaaahh banget lho ngajak orang rumah buat madamin listrik barang satu jam..
gila..saya tok yang madamin listrik
sementara tetangga saya terang benderang
hehehe..kami malah dikira engga bayar listrik..aneh..
about 1 year ago
ditunggu postingan curhat soal cewenya
)
*kaburketimbuktu*
about 1 year ago
sial, tertipu sama link yang pertama
*gelindingin ichanx turun gunung*
Global Warming emang udah jadi isu utama yang diangkat dimana-mana, kan, sampai di majalah anak kecil yang dulu sering saya baca itu ada semacam lomba karya tulis lingkungan yang ngangkat masalah itu
saya sendiri awalnya juga percaya-percaya aja, nggak ngerti apa-apa, sampai beberapa bulan yang lalu entah waktu itu sedang bertanya apa sama Mbah Gugel, menemukan tulisan-tulisan yang menolak Global Warming disebabkan oleh manusia, jadinya akhirnya tau kalau teori itu sendiri masih diperdebatkan di kalangan ilmuwan
setelah itu jadi berpikir sih, negara-negara berkembang macam Indonesia dengan potensi hutan yang besar diminta menjaga hutannya untuk mencegah Global Warming, padahal justru mereka yang meminta itu adalah negara-negara yang udah terlebih dulu merusak hutan di negara mereka. jadinya kita seolah-olah yang harus menanggung resiko dari perbuatan mereka, dan efeknya kita malah ga berkembang karena dikit-dikit takut disalahkan dunia karena memperparah Global Warming
tapi buka berarti juga kita boleh meneksploitasi hutan dan sumber daya alam lain seenaknya…
*gregetan liat pembalakan liar di kalimantan*
about 1 year ago
wakakkaa ini buah malam minggu ngobrolin GW di twitter itu ye?
*dan berlanjut di mobil pas ke Cianjur
about 1 year ago
yang pasti hemat listrik = hemat energi = hemat duit…hahahahaha!!think local act global..
about 1 year ago
gw malah buka link pertamanya wakakakka~
cocok neh buat referensi postingan ana berikut
about 1 year ago
wah, ini yang namanya membuka pikiran, thx referensinya
about 1 year ago
Percaya gak? isu ini adalah pertarungan idiologi. AS dan negara barat pengusung kapitalisme memanfaatkan isu ini untuk eksistensi idiologi mereka (kapitalisme). Tapi saya yakin idiologi mereka akan kalah, yaitu saat kita umat Islam melawannya dengan idiologi Islam. Nyambung gak?…. harus nyambung dong…..
about 1 year ago
Lawan dengan otak bukan dengan tindak kekerasan (Baca:TERORISME). Nama kalian itu udah dicap jelek sekali
about 1 year ago
Luar biasa. Saya mau baca tautan dari luar yang dikasih Mas Ichanx dulu.
about 10 months ago
Gw seneng baca postingan ini..
Sumpah baru kali ini gw baca postingan yang nurut gw ngelawan arus.. Salut buat share ilmunya…
Salam kenal ya
about 10 months ago
menarik. setidaknya pikiran saya lebih terbuka dan harus lebih kritis lagi.
pertanyaan saya, ada ga hubungan ozon ama global warming? (saya jurusan akuntansi). kalo ada, berarti polusi turut andil dalam global warming? (secara polusi ngerusak ozon). kalo gitu industri penghasil polusi penyebab global warming?
about 2 months ago
Iya bener juga tuhh.
Dulu akupercaya dan sadar dari internet kalo pemanasan global itu alami tapi gara gara guru dan televisi aku ke brainwash lagi.
Dan sekarang aku sadar lagi