Rokok. Fast Food. Dua komoditi berbeda. Tapi (kata orang) sama-sama berbahaya. Gw gak sepakat ama bahaya rokok seperti yang didengung-dengungkan orang. Maksud gw, rokok emang ada bahayanya, tapi kok kayaknya terlalu dilebih-lebihin ya? Gw yakin ada semacam konspirasi ekonomi dan politik global yang bermain di balik gencarnya gerakan anti rokok. *kebanyakan nonton film*
Percaya gw deh! Orang-orang yang sedemikian bencinya ama rokok, kemungkinan udah ditipu mentah-mentah ama data-data gak berimbang tentang efek negatif rokok. Bahasa lainnya, dicuci otak. Secara psikologis, kalo sugesti di otak kita udah dibuat negatif, maka kita bakal secara mutlak menolak kehadiran rokok. Kenapa gw berani bilang gak berimbang? Gak usah dibahas disini. Buat yang penasaran, silahkan diskusi ama gw lewat email aja.
Gimana dengan fast food? Udah tau kan tentang bahaya fast food? Gw yakin semua tau. Sekarang, buka mata lebar-lebar. Salah satu faktor yang bikin gw curiga bahwa bahaya rokok yang (katanya) luar biasa itu hanyalah sebuah hoax, bisa diliat dari perbedaan sikap dunia terhadap rokok dan fast food.
Di seluruh dunia, bungkus rokok harus mencantumkan bahaya-bahaya rokok. Bahkan di beberapa negara, bungkus rokok diwajibkan nampilin foto “mengerikan” tentang bahaya rokok. Gimana dengan fast food? Ada gak sih perusahaan fast food yang nampilin bahaya fast food di bungkus atau piring mereka? Gak adil ya? Gimana mungkin konglomerasi fast food bisa berdiri tegak, tanpa ada peringatan resmi tentang bahaya fast food sama sekali?




Sekedar bahan renungan…. Mayoritas pemilik perusahaan fast food besar adalah dari kalangan barat/yahudi yang notabene negara maju, sedangkan mayoritas negara produsen tembakau (bahan dasar rokok) adalah negara-negara dunia ketiga.


ichanx






January 4th, 2009 at 6:47 pm
ayo mari merokok
Reply
January 4th, 2009 at 7:31 pm
hmm , jadi gitu yah ,
nice post ,,
Reply
January 4th, 2009 at 7:49 pm
merokok pemborosan tuh….
Reply
January 4th, 2009 at 7:56 pm
wew gitu yah ternyata…ngurangin deh gw makan di fastfood, emang sih kalo dari makanan-nya dipikir-pikir kebanyakan bahan pengawetnya bos.
Reply
January 4th, 2009 at 9:37 pm
:thumbup: (kaskuser bukan lo?)
Reply
January 4th, 2009 at 9:47 pm
tapi..rokok kan ganggu orang juga. lah, klo kita makan fast food, bahaya buat org laen juga gag??
Reply
January 4th, 2009 at 10:09 pm
gw ga terlalu suka fasfud, tapi suka rokok
Reply
January 4th, 2009 at 10:19 pm
chanky, jelas beda dong, fasfut mah ditelen, jd daging di badan. Lah kalo rokok mah cuma dibakar trus ditiup doang. Mubazir, kan?!
——————————————————
–ichanx– : ini kan ngebahas masalah efek bahaya rokok dari segi kesehatan… bukan masalah mubazir atau enggaknya
Reply
January 4th, 2009 at 10:25 pm
dari sisi efek negatifnya, saya setuju, dengan pendapat ichanx, ada perlakuan yang diskriminatif, tapi kalo diliat dari sisi kepemilikan, apa kita juga bakal bersikap diskriminatif karena fast food dimiliki orang barat sementara tembakau diproduksi oleh negara-negara dunia ketiga?
Reply
January 4th, 2009 at 10:40 pm
padahal saya suka fastfood
lebih bahaya mana seh, fastfood ama makanan yang dijual dipinggir jalan??
klo masalah merokok seh, saya nggak merokok
PertamaX ya..
hore…
Reply
January 4th, 2009 at 11:18 pm
Rokok, dinikmati aja … tapi saya memang berniat ngurangi. Fastfood, juga sama. Ngak doyan lagi malahan …
Reply
January 4th, 2009 at 11:56 pm
tumben lu serius., hahaha…..
kalo PERSIB ga berbahaya ya Chanx?
Reply
January 5th, 2009 at 12:38 am
Nah ini saya baru setubuh bener. Kita itu kemakan iklan bahaya rokok. Minuman keras yang efeknya instan seketika saat itu juga dan lebih berbahaya, tidak digembor-gemborkan sedahsyat rokok.
Tapi rokok ada bahayanya juga, Kanker kantong kering hi5x….
Tapi heran mbah saya sejak umur belasan tahun – sekarang udah kepala 7 hampir 8 masih rokok tetep biasa2 aja tuh, juga masih kuat kerja bertani dan jualan ke pasar.
Reply
January 5th, 2009 at 12:41 am
klo dipiki2, ada benernya juga y…hehehe…tp ogah ah berdebat..mals banget swear..hahaha…
Reply
January 5th, 2009 at 12:53 am
aku setuju soal itu, bahwa dua2nya itu berbahaya buat kesehatan. tapi yaaaa… balik lagi ke orangnya ya :p
Reply
January 5th, 2009 at 1:43 am
Bahkan sekarang Warteg pun tergolong bahaya, penggunaan minyak yang berulang-ulang, munculnya telor-telor dan daging-daging palsu di pasaran, maraknya penggunaan zat pewarna yang tidak semestinya pada makanan dll.
Apa sih yang gak bahaya? yang penting tetep hidup dan gak ngerugiin orang laen, tul?
Reply
January 5th, 2009 at 1:52 am
Poin yang bagus sekali menurut saya mas..
Kayaknya memang kurang adil kalo cuma rokok yang harus ada peringatan bahanya.
Padahal fastfood juga gak kalah bahanya.
Ga ngebelain rokok sih
cuma biar lebih aware sama kesehatan
Oh iya, btw salam kenal mas
Reply
January 5th, 2009 at 2:23 am
alo kang ichanx, saya sih gak komen rokoknya, tapi mau komen reviewnya, banyak bener ya di blog ini, pasti pundi2 $$$ asik tuh :p
btw, met taun baru ya kang
Reply
January 5th, 2009 at 3:18 am
wahahaha…mantabs. boleh juga (sebagai perokok saya suka kesel karena ruang perokok sekarang sempit banget). satu lagi yang nggak ada peringatan bahayanya itu: siaran TV…meskpun dampaknya bukan ke kesehatan sih…
Reply
January 5th, 2009 at 6:49 am
saia setuju dengan pendapat kang ichanx,menurutku rokok itu bisa memicu kenirja otak…
Reply
January 5th, 2009 at 7:42 am
saya dulu juga perokok, tapi berenti hanya gara-gara gak sanggup beli rokok lagi
minta mulu malu euy…
fastfood? mending makan nasi goreng sapi/ kambing yg ada di kota baru deh daripada fastfood
Reply
January 5th, 2009 at 7:50 am
emang kalo gua suka, apa urusan lu?
dasar kontol lu semua.
Reply
suci Reply:
January 7th, 2009 at 11:08 am
gak penting deh komennya
Reply
Gerakan Rakyat Jelata ( miskin ) Reply:
January 8th, 2009 at 9:01 am
kontol = bagian dari alat kelamin kambing, diameter kurang lebih 10 cm yg jika dimakan berkhasiat buat vitalitas. selalu diperebutkan ketika kurban.
Reply
January 5th, 2009 at 8:23 am
chanx ini orisinil pemikiran ente?
boleh juga, dapet inspirasi darimana?
*koment diatas ane rada aneh euy
Reply
January 5th, 2009 at 10:06 am
ooooo
*nggaguk ngangguk*
*cokot ayam mekdi*
*di kemplang ichanx*
Reply
January 5th, 2009 at 10:28 am
mwahahahahahahha.. saya tau dari mana pemikiran ini berasal.. saya tahuuuuuuu….
meh! diskusi dilanjutkan ditempat dan jam yang sama Chanx!
*nunggu ichanx dateng ke Jakarta lagi*
Reply
January 5th, 2009 at 10:36 am
beli rokok = ngasi devisa buat negri sendiri
beli fastfood = ngasiin duit buat orang luar negri, tapee deh
mari kita boikot fastfood dan softdrink barang 3 bulan
duit hemat, usus pun sehat
hidup warteg.., hidup padang.., hidup ampera…
Reply
January 5th, 2009 at 10:48 am
baru tahi kalo fastfood sebogononya…..thx infone chanx….
tapi saya tetep benci rokok..ulangi asap rokok yg ada didekat saya…karena asma ku tak menolerir ini…..
Reply
January 5th, 2009 at 10:54 am
bro..
selamat kamu dapat award dari saya
kamu terima ya
nih linknya http://annosmile.com/pe-er-dan-award-keduax.htm
Terima kasih ^_^
Reply
January 5th, 2009 at 11:21 am
duh,,untungnya kocekku ga bnyk,,jd g bs bli fast food ma rokok_^,,lam knaaal
Reply
January 5th, 2009 at 11:34 am
Horeee.. Bukunya Ichanx udah terbit *Ga nyambung*
Di bukunya harusnya ditulisin juga tuh “Membaca buku ini dapat menimbulkan autis dan gangguan pada pernafasan” hihi..
Pengumuman..!! Bukunya Ichanx berjudul Titik Temu Tiga Hati. Tersedia di toko2 terdekat. Beli dua gratis voucher Burger King dan McD *Nunggu transferan dari Ichanx* Hehe.. Selamat ya Chanx
Reply
January 5th, 2009 at 11:40 am
ngerokok ga ngerokok sama sama mati…..
*itu kata temenku looo*
Reply
January 5th, 2009 at 12:13 pm
ckckckckck…
usaha terus!
kakakakakakakakkk
Reply
January 5th, 2009 at 12:19 pm
intinya mau dukung fastfood atau rokok?
Reply
January 5th, 2009 at 12:53 pm
wah senang rasanya abis baca ini.
Reply
January 5th, 2009 at 2:01 pm
untunglah saya nggak suka dua-duanya..
jadi nggak terlalu pusing
hehehehe..
Reply
January 5th, 2009 at 2:07 pm
tulisan ini didasari karna ichanx adalah rokokholic, betul??
efek buat perokok pasifnya lho yang berbahaya….kasihan kalo punya pacar yang terus menerus menghisap rokok kita
Reply
January 5th, 2009 at 2:30 pm
fastfood bisa kayak gamabr terakhir gituh????
Reply
January 5th, 2009 at 2:54 pm
bilang aja kalo elo suka ngerokok Chanx…
Reply
January 5th, 2009 at 3:06 pm
Ichanx padahal aku doyan Fast food nih…
Btw Thanx Info nya ya???
Reply
January 5th, 2009 at 3:14 pm
info bagus chanx………mantab
pa khabar dirimu hari ini? sehat2?
Reply
January 5th, 2009 at 3:25 pm
gw gak suka dua2nya chanx
Reply
January 5th, 2009 at 3:32 pm
Gw emang ga tahan asap rokok, jd ga suka rokok. kl fast food masi berusaha mengurangi hehe.. Mungkin kalo bahaya, 2duanya bahaya tapi krna fast foos itu food, yg kebutuhan primer, jd lebih sering kepilih drpd rokok kali ya.. =P
Salam kenal! Keep writing..
Reply
January 5th, 2009 at 3:48 pm
rokok vs fastfood milih mana yak !??!
lebih murahan rokok euy
Reply
January 5th, 2009 at 3:57 pm
Yaya, silakan buat yang suka ngerokok beli rokok asli buatan lokal. Itung-itung biar bangsa kita bisa untung.
Nah, kalo yang fesfud. Ini produk yang musti diboikot!!! Serius nih, chanx! Stop makan fesfud produk buatan luar, itung-itung biar badan nggak jadi tempat sampah juga sebagai tanda dukungan buat sodara-sodara kita yang menjadi korban kebiadaban Israel di Gaza!
Reply
January 5th, 2009 at 4:04 pm
gila lu chanx :p
hahahahahahaha… efek pengangguran kah? :p
Reply
January 5th, 2009 at 4:06 pm
ah, sama sama habisin duit semua………..
abstain………..
heheh….
Reply
January 5th, 2009 at 4:46 pm
sepertinya postingan ini sama hoaxnya boss… aku merasa ada sesuatu dibalik postingan ini, sesuatu hididen strategies gituh *banyakan nonton filem India*
Adakah hubungannya dengan si bangsat terkutuk Israel dan bangsa terjajah Palestina…
kalo ada,,, mari tinggalkan fast food dan mulailah merokok…
Reply
January 5th, 2009 at 4:53 pm
peringatan sih dimana-mana. Ngerti pas baca, tapi kalo ngadepin barangnya…. lupa deh
Reply
January 5th, 2009 at 5:53 pm
Menarik juga nich
Btw, kalo aku emang lebih membahayakan dan boros di rokok, coz emang gak suka yg namanya fast food.
Reply
January 5th, 2009 at 7:50 pm
Rokok Vs Fast Food
Kira2 yang bikin cepet mati mana ya mas…???
Penasaran nich sapa yang bakal menang
Reply
January 5th, 2009 at 8:25 pm
wedew…. gw suka dua2nya niy…. abis makan big mac dan nenggak cola, biasanya langsung isep ild menthol…. enak bo!
Reply
January 5th, 2009 at 8:43 pm
Udah kecanduan mank susah utamnya fast food.. Sekedar ngauranginnya aku biasanya ngolah sendiri burger misalnya, kalo bikin sendri, seenggaknya lemak pada dagingnya dapat dihilangkan, untuk rotinya gak perlu make pengawet dan pelembut, cuckup make pengembang…Gitu juga dengan ayam goreng ma kentang, buat ndiri aja secukupnya untuk keperluan sehari jdi gak butuh pengawet…
Reply
January 5th, 2009 at 9:21 pm
bener tuh chanx
gak adil
*sambil ngebul*
Reply
January 5th, 2009 at 10:11 pm
jadi inget film Super Size Me yang nyeritain bahayanya McD
poknya saya ndak setuju ama orang yg boikot fasfood di indo karena diduga menyalurkan dana buat perang irak… abisan kan gimana2 banyak orang indonesia yg kerja di fasfud itu,,,,
Reply
January 5th, 2009 at 10:57 pm
karena fast food g bikin candu kali mas..
makanya g di tulis label peringatannya.
kalau rokok mah, udah nyandu. segede apapun peringatannya, yakinlah g bakal di gubris..
jadi, mendingan ngerokok atau fast food nih?
hueheuh
Reply
January 5th, 2009 at 11:09 pm
smokers unite!!!!
Reply
January 5th, 2009 at 11:10 pm
kampanye pro rokok terselubung yah kang???!
Reply
January 6th, 2009 at 12:04 am
sama2 ga sehat kedua-duanya.
Reply
January 6th, 2009 at 12:50 am
ngerokok sambil makan2 FFood lebih bahaya dunk ye
Reply
January 6th, 2009 at 3:29 am
iye, bener juga ya!
kok fast food yang juga bikin sakit itu gak ada peringatannya
Reply
January 6th, 2009 at 7:22 am
TOSS!
halah..
Reply
January 6th, 2009 at 10:27 am
hahahahahaha!
bener2 gak adil yah sama perokok!
Reply
January 6th, 2009 at 11:15 am
Sepakat deh…. terutama msalah rokok… dukung para perokok… hehehe… turunkan juga harga roko sekarang juga atau massa yang bergerak akan lebih buanyak. hehehee…..
Reply
January 6th, 2009 at 11:40 am
*manyun liat security word*
…
nw…
aih… bodo amat mah bahaya apa enggak…
yg penting nikmati saja yg bisa dinikmati
Reply
January 6th, 2009 at 2:06 pm
junk food bikin gendut. rokok bikin kurus.
*another ngaco thought*
Reply
January 6th, 2009 at 5:28 pm
untuk jarang2 makan fastfud dan tidak merokok
Reply
January 6th, 2009 at 6:33 pm
terimakasih…mulai sekarang saya akan semakin giat mengkonsumsi fast food :getok:
Reply
January 6th, 2009 at 6:39 pm
saya agak tertarik dengan kalimat terakhirnya yg bilang bahwa sebagian besar fasfut adalah milik yahudi/barat… emang ada yang salah dengan hal itu?? saya kira itu hak mereka.. yang saya ga abis pikir ada sebagian masyarakat kita yang “mengharamkan” beberapa fasfut hanya karena fasfut itu adalah milik yahudi… hey, ini urusan perut, bung! ga perlulah kita permasalahkan itu milik siapa dan keuntungan itu untuk apa… sungguh suatu hal yang konyol bila kita mempermasalahkan hal itu apalagi sampai sweeping segala…wew!
Reply
ichanx Reply:
January 6th, 2009 at 7:38 pm
Ichanx : nope. bukan itu maksud gw, apalagi sampai sweeping segala. coba teliti lagi tulisan gw. gw mempertanyakan “ketidakberimbangan” perlakuan terhadap kedua racun itu… yang mana, barat/yahudi, sebagai pemilik RACUN bernama fastfood, ternyata malah membiarkan racun itu tersebar… gw hanya mempermasalahkan keadilan… kalo rokok diwajibkan nulis segala bahaya dan racun yang terkandung di dalamnya, kenapa fast food enggak? toh sama-sama beracun kan!
btw, kalo mo komen, jangan baca kalimat terakhir doang ya… anda malah akan tampak seperti sebagian masyarakat kita yang bodoh dan begitu mudah mengambil kesimpulan tanpa mendalami apa yang anda baca.
terimakasih.
Reply
January 6th, 2009 at 6:58 pm
Setuju!
Untung di kampungku hanya ada Mc Do! Terakhir kali makan di bulan September. Setiap kali makan, esok harinya aku nimbang pasti +1- +2 kg.
Reply
January 6th, 2009 at 7:13 pm
meskipun fastfood itu sangat2 ga sehat, tapi tetep aja itu makanan, bisa bikin kenyang, enak juga, dan ada unsur karbohidrat protein dll meskipun lemak dan kolesterolnya ga bagus.. nah sedangkan rokok, admit it, ga ada bagus2nya sama sekali. 100% racun.
tetep aja dua duanya ga bagus, jadi sebaiknya dihindari.. gue tau susah buat brenti, tapi gue bisa kok.
ayo cang, berhenti merokok dan hidup sesehat mungkin! sebelum terlambat!
*i’m serious
Reply
January 6th, 2009 at 8:49 pm
haha.. ada2 aja lu chanx

tapi lu bener juga sih
tapi walaupun begitu gua tetep benci rokok ^^
Reply
January 6th, 2009 at 8:58 pm
Merokok euy ngebakar duit
Ayamnya boleh tuh bikin kanker nganjuk we
Reply
January 6th, 2009 at 9:41 pm
wah, mrokok bahaya tuh.
cuma negor n ade post baru tuh.
Reply
January 7th, 2009 at 8:03 am
iya ya chanx.
kesannya tidak berimbang.
bahaya rokok mesti di tulis pada kemasan, sementara fastfood yang di dalamnya juga punya akndungan yang berbahaya bagi kesehatan, tapi dibebastugaskan untuk menulis efek samping produknya.
yang paragraf terakhir posting di atas, juga baru membuka mata saya. adakah konspirasi?
Reply
January 7th, 2009 at 9:57 am
keknya cuma rujak, fas fut yang gak berbahaya.
Reply
January 7th, 2009 at 10:15 am
*komen anti spam: OUCH!!*
sudahlah… dihindari aja dua-duanya
Reply
January 7th, 2009 at 11:13 am
bener juga lu chank.. gw sebagai fast-fooder jadi merasa tersindir… hina dina…
Reply
January 7th, 2009 at 11:40 am
He he, saya mah nggak dua-duanya
Reply
January 7th, 2009 at 12:32 pm
Sebisa mungkin aku juga menghindari rokok dan makanan cepat saji. Perbanyak makan sayur dan buah-buahan agar tetap sehat.
Reply
January 8th, 2009 at 6:09 am
Di warung gak ada fast food, adanya rokok doang…
Reply
January 8th, 2009 at 7:40 am
syukurlah gua bukan pecinta fast food, mending makan cap cay soalnya :d
Reply
January 8th, 2009 at 9:58 am
wah chanx , segeralah lo bertObat , rokok itu bisa bikin kankerdiaberesdanlemahsyahwat
)
coba nonton thanx you for smoking d , keren
Reply
January 8th, 2009 at 11:54 am
ya aneh aja chanx, kalo seandainya di bungkusan burger ada tulisan “makan fast food bisa menyebabkan cacingan, mual-mual, ngidam, lambung membusuk”
Reply
January 9th, 2009 at 4:45 pm
mari kita kasih devisa ke negara kita dengan gerakan merokok seendonesa
Reply
January 9th, 2009 at 5:47 pm
tulisan ini adalah semi pembelaan diri dari seorang perokok sejati
Reply
January 9th, 2009 at 8:03 pm
paling bisa deh kamu, chanx.
kalau gitu nggak usah dibandingin. mendingan nggak dua-duanya aja sekalian. gimana?
(dari tadi anti-spamku yang serem-serem banget gitu deh, chanx, sampe aku kasian sama diri sendiri ngetiknya)
Reply
January 10th, 2009 at 1:47 am
eh ada logo Arbys…emang dia masih jualan yah?
Reply
January 13th, 2009 at 12:59 am
mentang2 perokok =P
bener2 ga taw ya rokok tuh bahaya utk kesehatan??
Reply
January 14th, 2009 at 4:11 pm
baru nonton Thank You for Smoking yaa?
Reply
January 15th, 2009 at 11:32 am
hem…bener juga yah….
mungkin karna makanan fastfood itu enak…n cepet saji,gak usah repot2 masak….
so…fine2 aja kali yah orang-orang
Reply
January 17th, 2009 at 10:35 pm
daripada fastfood, saya lebih suka junkfood…
*sama aja*
Reply
January 28th, 2009 at 7:01 pm
postingan yang ga penting
Reply
April 7th, 2009 at 3:51 pm
hi chank….
postingan lo menarik dan sangat kritis..
saya gak sengaja membaca di sela2 melakukan research untuk suatu produk… (ini memang pekerjaan saya sehari2 di bidang advertising & communication)
kembali ke topik, menurut saya,
1) rokok jelas berbahaya karena materi-nya sendiri sudah jelas berbentuk “ampas” / sisa pembakaran alias asap, nah yg kemudian dihirup….
ya jelas berbahaya dong, dan sesuatu yang ber”karakter” ampas / sisa pembakaran jelas bersifat karsinogenik, alias pendukung kanker…
sisanya, banyak merangsang penyakit lain, dari mulai pernafasan, hipertensi, sampai mempengaruhi kualitas sperma…
untuk contoh, saya banyak mempunyai rekan maupun keluarga yg memp penyakit krn rokok tersebut.
dan mengenai fakta masih banyak perokok yg sehat, ya itulah kembali penyakit dan nasib itu datangnya tetap dari tuhan..(cuma sebagai manusia yg berpikir mestinya kita cukup pandai untuk memilah mana yg terbaik buat kita, apalagi kalo kita sudah mempunyai tanggung jawab di hidup ini, keluarga – pekerjaan, dll..)
jika penasaran,
coba cek ke lab : biasanya perokok berat cenderung darahnya lebih kental, berwarna gelap (kotor) dan untuk cek tumor marker – potensi nya lebih besar..
2) fastfood
ini juga jelas kurang sehat bagi tubuh
tapi hanya jika dikonsumsi terus menerus atau oleh org dgn kondisi tertentu, misalnya hrs menghindari lemak jenuh, karbohidrat tinggi & kolestrol jahat, krn hipertensi, lever, diabetes, dll
dan untuk kita yg tergolong sehat walafiat, efek buruk memakan fastfood masih bisa diimbangi dengan gaya hidup tertentu seperti berolah raga yg teratur, pilih yg bisa membakar lemak dalam tubuh dan menjaga kelancaran peredaran darah dalam tubuh…
ini dia bedanya dengan rokok : rokok tidak bisa di”netralisir” dengan daya hidup apapun…
pesan saya untuk chank :
kritis untuk usia muda seperti anda sangat baik, tapi lebih bagus lagi jika diimbangi dengan kematangan berpikir dan wawasan yang terus diperluas…
salam…
Reply
April 29th, 2009 at 3:50 pm
mungkin soalnya rokok itu jauh lebih bahaya daripada fast food.
kalo fast food kan masih bisa menyelamatkan orang yang mau mati kelaparan. sedangkan rokok? kayaknya masi belom bisa…
Jadi fast food masih lebih baik daripada rokok
Reply
January 10th, 2010 at 9:43 am
wow
jd gt y
Reply