Anti Rokok? Lebay Kalian!!!
Apr 24th, 2010
Tulisan berikut ini gw dapet dari facebook notes yang ditag oleh vira. Setelah ditelusurin, ternyata diambil dari facebook notes-nya mas Puthut Ea. Sebenernya udah lama gw ingin bikin tulisan tentang tema rokok ini, tapi belum sempet terus. Pas nemu tulisan ini, gw langsung terkagum-kagum. Tulisan ini KEREN ABIS! Semoga mas Puthut berkenan notes facebooknya gw posting di blog ini.
And the article begin…..
Akhir-akhir ini, kampanye anti-rokok gencar dilakukan, baik oleh perseorangan maupun oleh lembaga-lembaga NGO, lembaga-lembaga penelitian bahkan oleh lembaga-lembaga keagamaan. Sayangnya, cepat diketahui, dari mana uang mereka. Tulisan ini dibuat dengan cara sederhana, lugas, dan berisi poin-poin penting saja. Bukan untuk membela perokok, tetapi untuk membangunkan orang dari sihir palsu para agen neoliberal.
Anda butuh tahu soal informasi dasar perihal industri rokok di Indonesia. Berikut data-data pokok yang cukup penting Anda ketahui:
- Total dari hulu sampai hilir, industri rokok melibatkan kurang-lebih: 30.500.000 orang.
- Dari cukai dan pajak saja, pada tahun 2008, industri rokok menyumbang keuangan negara sebesar: 57 triliun.
- Dari hulu ke hilir, industri rokok memberi nilai tambah tinggi serta dinikmati oleh masyarakat dan negara, bandingkan dengan industri lain seperti: barang tambang, CPO, karet, kakao dll. Bahan-bahan itu diekspor sebagai bahan mentah, dan nilai tambahnya dinikmati oleh negara-negara pengimpor.
- Bahan-bahan untuk membuat rokok kretek (rokok khas Indonesia), 96% terbuat dari bahan lokal alias produksi Indonesia.
- Pada saat krisis ekonomi 1998, industri rokok satu di antara sedikit industri yang mampu bertahan dari guncangan ekonomi.
- Tembakau sebagai sumber utama rokok kretek , 98%, adalah tembakau asli (indigenous tobacco) diusahakan oleh petani kecil. Yang unik, adalah sebagai tembakau rajangan (pre-cut), bentuk hasil akhir masuk ke pabrik. Sedangkan tembakau untuk rokok putih dalam bentuk krosok (daun tembakau utuh) kering.
- Tembakau rajang tersebut, jenis Temanggung, Mranggen, Muntilan, Weleri, Madura, Wringin, Garut dan lain-lain tidak bisa diexport. Tembakau rajang tersebut sebagai bahan utama dan hanya bisa digunakan untuk pembuatan rokok kretek.
- Bahan utama kedua adalah cengkeh, yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Ditanam dan dipanen sepanjang tahun, sesuai dari asal daerahnya mulai dari Sabang-Merauke. Seratus persen produksi cengkeh adalah dari Indonesia, dan sebagian besar untuk kretek.
- Inilah wujud Rokok Kretek yang khas, unik dan khusus. Produk budaya sejak nenek moyang, menjadi kebanggaan bangsa, kekayaan budaya (heritage) dan satu-satunya di dunia.
- Industri kretek sebagai cluster industri rokok yang berbasis agrobisnis mempunyai kontribusi besar dalam APBN, peran ekonomi, penyerapan tenaga kerja, sosial budaya, pendidikan, olahraga, lingkungan dll.
Benarkah Merokok Mengancam Kesehatan? Mari kita lihat fakta-fakta berikut dengan jernih.
Pertama, Anda harus mengenal tentang tubuh manusia. Paul A.Lachance mengatakan bahwa tubuh manusia disusun oleh 63 triliun sel, +/- 5 milyar sel, 5 ribu-50 ribu sel mengalami mutasi setiap hari. Mutasi disebabkan makanan/minuman, stress (distress) ,obat-obatan, lingkungan, radio-active (radon), polutan (inklusif asap rokok).
Catatan: Carl Zimmer (1) mengutip pernyataan Judith Campisi – “Ageing: Balancing Regeneration and Cancer” – dalam Nature, 443,p.404 (2006) , bahwa setiap saat sel membelah, akan terjadi risiko pengembangan sel kanker.
Kedua, Anda harus tahu bahwa kemampuan hidup normal, organisme ~ aktivitas pemeliharaan sejumlah keseimbangan internal yang secara kolektif disebut homeostasis, termasuk daya tahan tubuh, imunitas. Homeostasis diatur dalam batas sempit melalui keseimbangan cairan tubuh, fungsi sel, aktivitas jantung, fungsi ginjal/liver/paru dan lain-lain. Kemampuan menurun, logis, sebagai fungsi meningkatnya usia.
Maka kunci utama untuk sehat:
Pertama, adalah keseimbangan. Bagaimana sel, protein, kelenjar dan organ yang berada di dalam tubuh kita, yang secara terprogram, bekerja untuk mempertahankan kesehatan dan kebahagiaan kita sesuai kapasitas dan kemampuan menjaga keseimbangan tubuh. Dan ini ditentukan oleh kemampuan tubuh menjaga fungsi sistem imunitas tubuh.
Kedua, sistem imunitas tubuh, humoral dan selular, menjadi kunci utama status sehat seseorang. Menjaga dan mempertahankan mekanisme keseimbangan tubuh, homeostasis, akan menentukan sehat fisikal, mental dan sosial seseorang. Setiap pengaruh makanan, minuman, obat-obatan dan lingkungan yang mempengaruhi manusia secara fisikal, fa’aliah, psikologikal sehingga menimbulkan depresi, kecemasan, ketidakbahagiaan dan gangguan emosional akan berpengaruh kepada sistem kekebalan tubuh dan mudah jatuh sakit. Disini ternyata ‘pikiran’ adalah mitra sistem imun kesehatan. Pikiran tenang, jauh dari distress (bukan eu-stress), berfikir positif, bahagia merupakan kunci utama menjaga keseimbangan tubuh, dan berarti menjaga kondisi sehat. Karenanya, yang perlu dicapai bukan hanya GNP tinggi tetapi juga GNH, Gross National Happiness, inilah kunci sehat dan umur panjang.
Anda juga perlu tahu ini:
Pernah ada sebuah bernama Proyek MONICA: Guna menjelaskan berbagai kecenderungan kematian penyakit kardiovaskuler (CVD) sejak 1970, pada tahun 1980 WHO membuat proyek MONICA, (Monitoring of trends and determinants in Cardivascular disease) di seluruh dunia dan guna menghubungkan faktor perubahan risiko dalam populasi periode sepuluh tahun (1980~1990). Ada 32 sentra kolaborasi MONICA dibentuk di 21 Negara. Responden sebanyak 10 juta orang – pria & wanita usia 25~64 – yang telah termonitor diseluruh dunia. Hasilnya: tidak ada hubungan antara trend faktor risiko utama CVD seperti koletesterol serum darah, tekanan darah dan konsumsi rokok. Juga tidak ada hubungan antara trend pengaruh (serangan fatal dan non-fatal) stroke dan penyakit jantung koroner. Ternyata penyakit CVD tersebut disebabkan karena defisiensi asam folat (folic acid); demikian juga dengan ibu hamil memerlukan asam folat lebih tinggi daripada sebelum hamil, bisa fatal dalam pertumbuhan janin dan kesehatan ibu.
Menurut Adler & Morris, ada empat faktor berpengaruh termasuk Neurochemistry, Reflexes, Psikologikal dan Sosial terjadi sebagai kodrat manusiawi. Habituasi atau adiksi karena memang di otak terdapat nikotin reseptor. Demikian juga reflexes sebagai tipe stimulus Pavlovian sangat manusiawi. Kepercayaan dan kebiasaan manusia menunjukkan sikap seseorang terhadap keputusannya secara psikologikal. Faktor sosial dalam pergaulan, lingkungan, dukungan orang lain.
Kemampuan Tubuh? Dengan pemahaman ajaran Paracelsus “tidak ada racun didunia, yang ada adalah dosis yang tidak benar” mendorong kita untuk mencari takaran merokok yang ‘pas’. Memang tidak ada yang ‘pas’, sangat induvidual karena rentangan NAB orang perorangan sangat beda dan berpengaruh. Sehat dan bugar bisa dirasakan tetapi tidak sama dari seorang ke orang lain. Yang kita perlukan adalah kemampuan diri kita untuk mengendalikan konsumsi apapun, agar tidak berlebihan dan diluar kemampuan tubuh kita, termasuk konsumsi rokok. Dimensinya adalah frekuensi dan jumlah konsumsi. Perhatikan half-life time nikotin yang hanya 30 menit. Bagaimana memperpanjangnya agar tubuh tidak sangat haus konsumsi lagi. Hal ini bisa dicapai dengan merubah pola makanan dari MPA, makanan penghasil asam menjadi MPB, makanan penghasil basa. Hal ini akan merubah frekuensi dan secara tidak langsung akan merubah jumlah konsumsi per hari.
Rokok penyebab kanker?
Tentang kanker. Menurut Judith Campisi: Setiap sel normal membelah, berisiko menjadi dan berkembangnya sel kanker.
Di alam terdapat karsinogen sekunder, vide tabel berbagai karsinogen dalam makanan. Konversi karsinogen sekunder menjadi karsinogen primer perlu kofaktor, kokarsinogen, karsinogen promotor, DNA/RNA, dll. Konversi karsinogen sekunder menjadi karsinogen primer dan sel kanker diperlukan laps time 20~30 tahun.
Tentang Nikotin: Half-life time (waktu paruh) dalam tubuh hanya 30 menit. Nikotin dalam Media Model: bukan tergolong physical dependence tetapi psychological dependence, tidak ada bukti euphoria, tidak ada ‘drug abuse’, tidak ada “fly”, “climb a mounting” seperti ketika orang mengkonsumsi opium. Perokok masih “under control” secara individual. Secara masyarakat, tak ada subculture of violence/crime/hubungan dengan prostitusi seperti dampak oleh hard drugs.
Sebab kematian. 10 sebab kematian (WHO): Koroner, Stroke dan Serebrovaskuler, Trachea/Paru/Bronchus, Infeksi pernafasan, Kanker kolon, Alzheimer & Dementias, Diabetus Melitus, Kanker payudara, Kanker usus/perut dan PPOK Dari sepuluh sebab kematian tersebut ternyata 53,3% di negara berpenghasilan tinggi, 44,4% berpenghasilan menengah dan 29,9% dinegara berpenghasilan rendah.
Konsumsi rokok tertinggi adalah Yunani, 4313 btg/orang/tahun(bot), Hongaria 3265 bot, Kuwait 3062, Jepang 3023 bot, Spanyol 2779 bot. Jepang, angka kematian kanker paru terendah dibandingkan Amerika Serikat. Disebabkan konsumsi enersi lemak di Jepang hanya 8% dari kebutuhan enersinya. Sedangkan Amerika Serikat konsumsi lemaknya 40% dari kebutuhan enersinya.
Mati karena rokok?
Sejak dekade 80 telah terberitakan setiap 11 detik satu orang meninggal karena rokok, sekarang diberitakan setiap 3 detik satu orang meninggal karena rokok. Apakah pernah dinyatakan dalam certificate of death bahwa kematian mereka
memang karena rokok? Bagaimana membuktikan kematian tersebut.
Data statistik: Yang disajikan atas dasar data epidemiologi .
Fakta : Hubungan penyakit dan angka kematian tidak sebagai cermin data riset hidup sebenarnya. Tidak ada hubungan kuantitatif dan kualitatif yang nyata. Orang Jepang perokok berat, 3023 batang/orang/tahun, tetapi angka kematian kanker paru terendah didunia. Menurut Harvard Medical School, orang Jepang dalam diet harian konsumsi sumber enersi dari lemak hanya 8% dibandingkan konsumsi orang Amerika 40% berasal lemak (simak S.A.D./USA).
Mitos tentang perokok pasif
Issue ETS: Environmental Tobacco Smoke, passive smoking, ditempatkan sebagai perkosaan pernafasan orang. Non perokok lebih menderita daripada perokok?
Bantahan: Memang ada orang yang tidak tahan terhadap bau asap rokok. Untuk tersebut diatas harus dihargai. Bukan perokok (dekat perokok) terpapar asap rokok tetangganya sangat minim karena larinya asap rokok keatas (temperatur asap lebih tinggi). Dari hasil penelitian terhadap ratusan ‘caffee’yang dilengkapi “extractor” diatas kepala, setelah cafe tutup (sekitar durasi 4 jam) ternyata pengunjung non-perokok dapat paparan ekivalen merokok satu batang kalau dia tinggal di caffee selama 105 jam.
Kalau 70 juta batang rokok dibakar di Jakarta per hari, akan memberikan total particulate mater (TPM) sebanyak 5 ton. Kalau 200 ribu kiloliter BBM dibakar sehari akan menebarkan 100 ton TPM, ditambah dari industri, pesawat terbang dan debu akan ada total 205 ton TPM per hari di Jakarta. Kontribusi TPM rokok hanya 2,4%.
Benarkah rokok mengandung bahan adiktif?
Bahan adiktif: Dinyatakan bahwa nikotin sebagai bahan yang bertanggung jawab atas kecanduan seseorang yang merokok.
Bantahan: Nikotin, dari tanaman Nicotiana Tabacum, adalah amine tertiair terdiri dari pyridine dan pyrolidine (C10H14N2). Nikotin sering disamakan dengan sifat adiksi heroin, opium, cocain yang selalu menuntut tambah dan tambah dosis. Dan tuduhan ini sangat berlebihan (over-used), bahkan British Medical Association menyarankan anggota dokternya agar tidak menggunakan kata adiksi sebab “kata tersebut membawa impresi bahwa tidak mungkin seorang perokok bisa berhenti, ini memungkinkan”. Memang untuk nikotin, dalam situasi asam akan mudah membentuk garam karenanya cepat diekskresikan lewat urine. Waktu-paruh hanya 30 menit. Dengan diet MPB akan mudah tuduhan adiksi tersebut diatasi. Nampaknya, kata adiksi, sesungguhnya salah aplikasi dalam konteks nikotin dan tembakau. Lihat posisi nikotin terhadap bahan-bahan tergolong NAFZA, baik ditinjau dari tingkat ketergantungannya dan tingkat asseptabilitasnya.
Benarkah petani tembakau melakukan pengerusakan lingkungan?
Penggundulan Hutan: Industri dituduh melakukan usaha penggundulan dan tidak melakukan perlindungan lingkungan.
Bantahan: Luas areal tembakau di Indonesia hanya sekitar 200 ribu Ha dan luas areal ini merupakan 0,64 % dari seluruh cropland yang ada di Indonesia.
Merokok mengganggu kesehatan ibu hamil dan anak-anak?
Tentu saja iya! Maka itu industri rokok tidak memasarkan rokok untuk anak dan ibu-ibu hamil. Ibu-ibu lebih rasional dalam menentukan keputusan merokok. Sejak dulu kala, memang rokok tidak dibuat untuk anak-anak. Tidak ada niatan dan kesengajaan bahwa rokok untuk anak-anak. Pergaulan dalam lingkungan anak-anak yang sangat berpengaruh. Perlu perhatian serius orang tua dan sekolah tehadap lingkungan dan berkembang-tumbuhnya anak-anak kita kedepan. Saat ini nampaknya guru dan sekolah lebih berperan daripada orang dan rumah tangga.
Tetapi kalau ibu hamil dan anak-anak lebih ingin sehat, beranikah Anda bilang: larang semua mobil yang jelas-jelas membuang polutan sangat besar di udara. Beranikah Anda protes bahwa mi instan harus ada kalimat larangannya untuk mengonkonsumsi dalam rentang hari tertentu karena mengandung MSG dan lapisan lilin. Kenapa Anda tidak protes dengan tempe dan tahu yang dibuat dari kedelai transgenik. Kenapa pula Anda tidak pernah berteriak tentang awas ikan laut yang di beberapa laut Indonesia mengandung kadar merkuri yang sangat besar karena lautnya sudah tercemar?
Kenapa kampanye anti-rokok semakin hari semakin gencar?
Pertama, terdapat perang besar antara industri farmasi dan industri rokok. Hanya bedanya, industri farmasi berdalih sebagai ‘dewa kesehatan’ dan menyerang industri rokok sebagai ‘setan kesehatan’. Padahal, dalam banyak hal, industri farmasi tak kalah jahat. Lihat praktek-praktek pemberian obat-obatan di rumahsakit dan di apotik-apotik.
Kedua, karena di negara Eropa dan Amerika, pasar rokok sudah sampai pada titik maksimal. Sehingga mereka harus masuk ke pasar Indonesia dan bahkan berusaha mengakuisi perusahaan-perusahaan rokok di Indonesia. Tetapi karena elemen penting rokok adalah tembakau yang diproduksi di Indonesia, mereka menyerang rokok kretek sebagai rokok khas Indonesia, sebab jika berhasil, maka tembakau yang dipakai kelak akan didatangkan (impor) dari negara lain.
Jadi, masihkan Anda dengan dungu menganggap bahaya merokok itu hanya sekadar soal kesehatan? Buka mata Anda, ini soal perang ekonomi dan pemalsuan penelitian. Lebih kritis, lebih cerdas dan bangunlah dari sihir mitos berbalut teori, yang di belakang itu semua adalah persoalan perang ekonomi!
Related posts:










about 1 year ago
TOP. Walau ada banyak istilah yang aku skip2 soalnya gak paham, tapi keseluruhan dari bantahan diatas, adalah apa yang aku juga selama ini yakini
Terutama buat mereka yang doyan makan apa aja, kalau nyentil aku masalah rokok aku seringkali bilang…
“Gua mending ngerokok 3 bungkus sehari daripada makan fastfood Mc.D 3x sehari”
Penyebab kematian karena kanker dan serangan jantung dkk dll dsb kalau yang mati adalah perokok, langsung deh rokoknya yang disalahin, padahal dia tiap hari makan fries, lemak dan gula? :O
about 1 year ago
“Gua mending ngerokok 3 bungkus sehari daripada makan fastfood Mc.D 3x sehari”
masa, siiiihhhhh….
about 1 year ago
Beneran
— memang enak rasanya, tapi lama2 eneg.
Dan entah kenapa aku agak jijik sama dagingnya restoran fastfood gitu.
about 1 year ago
klo aku pilih mana yang dibayarin
about 1 year ago
Satu lagi nih tulisan yang bisa membuka mata saya setelah tulisan earth hour kemarin. Sering-sering nulis yang beginian chanx.
about 1 year ago
berarti perlu dikasih penyuluhan tentang rokok, dan sediakan tempat merokok. jangan merokok sembarangan dan jangan berusaha untuk mengajak anak2 untuk ngerokok.
tugasnya adalah gimana caranya supaya anak2 bisa terhindar dari rokok.
dan hargai orang2 sekitar yg ndak merokok. hihi..
about 1 year ago
KEREN !!!
rokok diharamkan oleh UEE karena mereka merasa “terjajah” oleh produksi dari negara dunia ketiga…
mereka gengsi untuk tergantung secara ekonomi, seperti layaknya kita tergantung pada produk fastfood dari AS
about 1 year ago
ah terlalu berapi2 kamu canx hihihi…
tapi gpp… gua juga ga setuju rokok diharamkan…
HIDUP ROKOK!
lohh…
)
about 1 year ago
saya gak tahu secara pasti efek samping dari rokok, yang jelas sih (maaf) saya setuju dengan dinas kesehatan kalo ngerokok itu ngeganggu hak orang lain untuk merasakan udara yang bersih
salam,
Bolehngeblog
about 1 year ago
Yang penting tahu tempat kalo merokok, dan hargai non-smoker. Itu aja sih
about 1 year ago
idem. jadi perokok cerdas, dan non perokok juga mesti cerdas. Semua2 cerdas lah
about 1 year ago
setuju sama takodok dan christin. tolong hargai juga non-smoker dan anak kecil. kalau bisa jangan merokok di dekat mereka…
about 1 year ago
setuju dengan kakak2 di atas. Perokok sebaiknya tau tempat kalau merokok, tenggang rasa pada non-perokok.
Lebih baik lagi kalau merokoknya di ruang khusus perokok yg tanpa kursi, tanpa AC, tanpa ventilasi dan tanpa jendela. Bagus itu..
about 1 year ago
Ya sih, yang penting antara perokok dan non perokok mesti sama-sama menghargai, kalo ditempat2 umum ya jangan merokok..
about 1 year ago
boleh lho chanx kapan-kapan ngobrol ma daku mengenai regulasi rokok dunia dan indonesia, hihi… — dari pekerja industri rokok yang tidak merokok
about 1 year ago
ternyata di belakang anti rokok terdapat kepentingan besar untuk memuluskan jalan kaum kapitalis.
mantap sekali mas artikelnya
terima kasih
about 1 year ago
Wow, tulisannya mantep. Industri rokok telah membantu jutaan rakyat Indonesia untuk bekerja. Hidup rokok!!!
about 1 year ago
Gini deh kalo oglek berbicara, wkwkwkkwkw
about 1 year ago
Wah berapi-api si author dalam menyampaikan aspirasinya. Coba di translate ke bahasa inggris dan publish ke media internasional, kira-kira diterima gak. Saya, sih, tidak memihak. Oke-oke aja, bro merokok asal tidak mengganggu orang lain.
Ada pengalaman yang tidak enak yang saya alami. Naik angkot udah panas, pengap, eh si smoker dengan enaknya menghisap dan menghembuskan asap kebul-kebul bikin orang perih mata dan batuk. Gak sopan banget…pret.
Peace….
about 1 year ago
jangan bilang lebay lah… buat orang yang anti rokok.
kalo emang ngerasa ngerti lebih banyak soal konspirasi global, monggo diperjuangkan artikel2 seperti ini ke dunia luar. sayang kalo hanya sebatas forwardan email or notes FB.
kenapa? karena ini bukan semata2 perang ekonomi, tapi juga perang informasi. Negara2 maju (baca: A.S) menyetir dunia sesuai kehendaknya ya paling utama melalui gencarnya informasi yg penuh dg propaganda.
so sebaiknya author jangan mendungu-dungukan orang yang belum tahu, karena informasi ada bermilyar2 banyaknya, & wajar sekali kl TIDAK semua info bisa ter-sweep perhatian.
senjata mereka adalah informasi, lawan dg informasi. forward ini ke pemerintah, ke berbagai unsur, bikin sebuah gerakan yang menasional & menginternasional.
tapi tetaplah ingat, hargai pilihan & hak orang yg tidak merokok…. seperti saya
about 1 year ago
jaaaah… udah dari kapan taun kali orang yg berusaha melawan kaum anti rokok pakai berbagai alasan ilmiah… tapi selalu kalah lah…
about 1 year ago
nggak mau banyak komen chanx karena saya ndak merokok, tapi saya juga tidak benci perokok
about 1 year ago
wah ga comment deh daripada dikeroyok perokok…cuma gw memang sesak nafas kalau cium asap rokok….
about 1 year ago
Gue gak peduli mau rokok haram atau halal, merugikan atau gak buat kesehatan. Yang jelas dan sangat disayangkan itu perilaku perokok sendiri yg sering gak menghormati non-smoker. Di tempat2 umum kadang sudah dipisahkan tempat utk perokok, tapi masih aja gak peduli. Belum lagi kebiasaan buang puntung sembarangan. Hehehe… just my personal opinion. Peace
about 1 year ago
kalo masalah perokok yg gak tau diri ngerokok di tempat umum, gw juga gak setuju… tapi kan yang jadi masalah sekarang, opininya adalah merokok ini BAHAYA… bahkan DOSA.. Padahal, ke-bahaya-annya pun masih sangat debatable
about 1 year ago
Bener kata christin sm de asmara…
Org yg ngga ngerokok ngga perlu blg perokok cepet mati cm krn dia terganggu sm asapnya, dia sndr ngga bisa ngerokok, atau krn dia ngga tahan godaan org2sekelilingnya yang ngerokok.
Perokok juga ngga perlu mati2an membela diri kalau rokok itu aman cm krn dia ngga bisa berenti ngerokok atau krn dia ngga tau tmpt pas ngerokok shg ganggu orglaen
Intinya cm saling menghargai kepentingan masing-masing, so we could happily live side by side…
about 1 year ago
setuju… tapi, kenapa akhirnya para perokok terkesan “mati-matian” ngebela rokok? jawabannya karena kaum anti rokok udah gak logis lagi dalam ofensif ke kaum perokok… lebay dan gak ilmiah… didukung dengan aturan2 yang terlalu mengada-ada
about 1 year ago
ijin ikutan copas chanx
about 1 year ago
ijin ikut menyebarluaskan ya Chank..
about 1 year ago
wewww…keren!!! sebuah penguakan fakta yang logis…
Merdeka!!!
*ijin sebar sebar ya kakak ichax*
about 1 year ago
gw mah gpp sama perokok, cuman kl lg ngeroko jauh jauh aja dr gw kekekeke~
about 1 year ago
tetep aja ngga suka sama rokok dan perokok
about 1 year ago
terlepas dari kepentingan politi dan ekonomi, saya rasa, zat apapun yang terkandung dalam sesuatu yang berinteraksi dengan tubuh kita, namun tidak esensial bagi tubuh kita, akan punya efek samping.
benar, bahwa manusia punya homeostasis.. tapi terkadang proses menuju ekuilibrium harus dibayar dengan harga yang sangat mahal.
saya sih tetap berhati-hati
about 1 year ago
ooowww yayayyya
about 1 year ago
gak merokok gak ganteng… wkwwkwkwk
about 1 year ago
gw link di FB yah..
about 1 year ago
THOB LAH CANG!
*bakar djarumsuper lagi*
about 1 year ago
sophistry dan ‘you too fallacy’
preferensi emosional lebih dulu ada daripada logika dan rasio
fakta logis digunakan manusia untuk membenarkan posisinya…
secara jujur saya benci asap rokok, tapi saya tidak benci perokok…yang tidak saya sukai cuma ketidak sadaran atas sebuah situasi
seandainya ada ruang publik untuk melindungi kalian para perokok dari para pembenci asap rokok seperti saya,surga benar2 turun ke bumi ya?
about 1 year ago
kalo lo mikir make akal sehat, justru yang “too fallacy” adalah para anti rokok yang untuk membenarkan pendapat mereka bahwa rokok berbahaya, mereka membuat opini-opini yang terkesan ilmiah untuk terus menyerang para perokok… ketika perokok membalas dengan opini yang jelas lebih ilmiah, maka kami para perokok dibilang fallacy… got my point, mbak?
about 1 year ago
duh komen reply ichang yg ini saya dukung bgtt…….. paling mewakili.. huhuhuhu..
about 1 year ago
dari yang gw amati, cang. sebagian orang yang sibuk anti-rokok itu cuma karena nggak suka asap rokok doang. :p
about 1 year ago
ya… dan untuk pembenaran bahwa mereka gak suka asap rokok, maka dibuatlah berbagai hoax tentang bahaya rokok bagi kesehatan dan lingkungan
about 1 year ago
Macam baca novel “thank you for smoking” sahaja.. Cerita tentang tim kampanye yang dibiayai raksasa perusahaan rokok, mengkampanyekan info yang bertentangan dengan kampanye anti-rokok. Semuanya balik lagi ke masalah duit.
Saya setuju pendapat si Risang Gita, tulisan di atas “too fallacy”
Masalah pilihan saja, hanya saja, pilihan perokok kadang itu mengganggu orang lain yang tidak merokok, egois? so far it’s true, smokers are egoist..
@ Gun
Ah, kalau kamu nemuin anak kecil kena busung lapar sementara bapaknya merokok 3 bungkus sehari, kamu juga akan benci rokok kok..
about 1 year ago
baca komen gw ke tulisan risang gita… define : fallacy first. Justru kaum anti rokok yang membuat pembenaran2 berkaitan dengan keyakinan mereka bahwa merokok itu salah…
about 1 year ago
ini topik yang agak sensitip mas, saya nonton yang lagi bantah-bantahan saja lah. *nyruput kopi, nyumet rokok*
about 1 year ago
Saya memilih posisi yang menghargai manusia sebagai makhluk berpikir.
Di satu sisi, rokok tidak boleh dilarang hanya gara-gara ia tidak menyehatkan: sebab itu terlampau jasmaniah berpikirnya memperlakukan manusia seperti ternak (“semakin sehat semakin bagus”).
Di sisi lain membiarkan asap berkeliaran ke mana-mana juga tidak patut: ini memperlakukan orang seperti ternak juga, lembu yang tidak protes diberi terapi asap.
Jadi untuk memuaskan banyak pihak sekaligus, merokoklah di tempat yang tidak memancing keluhan.
Kalau masih ada yang protes, itu intrusif dan sok mengatur. Waste of space!
Tadinya saya berpikir begitu, tapi terpekur juga membaca sudut pandang Bung Mansup di atas; merokok itu mahal, jangan sampai jadi beban keluargalah.
@ manusiasuper
Saya cuma nonton adaptasi filmnya, di situ pro dan kontra rokok sama-sama digambarkan ada busuk dan bagusnya. Di novelnya gimana toh?
(Tapi setahu saya adegan percobaan pembunuhan oleh LSM radikal anti-rokok itu juga ada di buku.)
about 1 year ago
@ Geddoe
Filmnya lebih soft mas… Novelnya lebih sinis, tapi sama saja seh temanya, rokok adalah bisnis besar ,dan sama seperti bisnis besar lainnya, selalu ada banyak kepentingan di dalamnya.
Soal keluarga, selama saya liputan dulu, setiap tahun selalu ada saja menemukan anak usia di bawah 10 tahun yang busung lapar di sini, dan ayahnya (bahkan satu kasus ibunya) pasti perokok..
Tapi yang salah seh sebenarnya bukan rokoknya, tapi manusianya…
Sepakat soal merokoklah di tempat yang tidak memancing keluhan.
about 1 year ago
nah… jadi melebar kan… kalo alasannya ekonomi, ya itu memang harus disalahkan… gak punya duit kok ngerokok… jadi sebenernya pelarangan merokok dimana-mana itu tujuannya apa? pure kesehatan kah? pure lingkungan kah? masalah penghematan kah? jangan karena alasan merokok itu buang buang duit, maka dibuat cerita-cerita hoax tentang kesehatan…
about 1 year ago
Bukan masbro ichanx, saya ndak suka rokok itu karena saya yakin seyakinnya merokok itu membahayakan kesehatan saya.
.
Masalah bukti-bukti ada bertentangan, ini masalah keimanan saja.
.
Saya percaya rokok berbahaya, sementara masbro percaya rokok itu aman.
Selama merokok asapnya ditelan sendiri, ndak masalah buat saya, tapi kan faktanya ndak. Ada tanda dilarang pun kerap ada saja yang merokok.
.
Jadi tidak serta merta bisa dituduh kalau anti rokok itu berlebihan kan?
about 1 year ago
nah ini… anda udah keburu percaya duluan tanpa mau nerima bukti2 yang dikasih… anda sudah pasang pager duluan bahwa rokok itu berbahaya… sangat gak bijaksana dan kurang intelek mas bro…
about 1 year ago
tambahan lagi, soal ekonomi itu tidak melebar kok masbro, kalau saya tidak salah baca, copy-paste yang ada di atas itu justru menekankan dari sektor ekonominya, mulai dari devisa sampai daya tahan industri rokok di tengah krisis ekonomi..
about 1 year ago
kalo masalah daya beli, ya itu kembali ke pribadi masing2… ada orang miskin yg kerjaannya judi… ada orang miskin yang kerjaannya narkoba.. dll… itu jelas salah. org gak punya duit, dan maksain beli rokok, ya salah juga laaah.
about 1 year ago
Coba bahas tentang kesehatan gigi perokok ?? dan setelah saya baca artikel ini ternyata banyak kata ‘hanya’-nya. Jangan menganggap hal kecil seperti sesuatu yang hampa..
about 1 year ago
gigi rusak? bisa jadi… tapi, apa hubungannya gigi rusak dengan nyawa? apa hubungannya gigi dengan lingkungan? apa hubungannya gigi dengan kanker? makanya gw bilang lebay
ketika seseorang memutuskan merokok, harusnya dia menyadari konsekuensi giginya bakal lebih cepet rusak, apalagi kalo dia kurang merawat giginya secara khusus… sama dengan orang palembang yang suka makan pempek.. harusnya mereka sadar bahwa dengan makan pempek pake cuka, maka gigi mereka bakal lebih rentan ancur dibandingin orang lain
about 1 year ago
Tumben mas ichanx postingannya serius.
about 1 year ago
masalah rokok ini udah dari dulu menjadi perdebatan, ada yang pro dan kontra. yang pasti kebanyakan merokok bikin kanker (kantong kering) apalagi gaji pas pasan
about 1 year ago
Gak setuju kalo pabrik rokok ditutup. Setuju banget kalo perokok harus cerdas, yang gak ngerokok juga harus cerdas, jangan mau jadi perokok pasif!!!
about 1 year ago
silahkan aja, asal asapnya jangan dibagi2 yaa…
about 1 year ago
top…top…top…
selama ini nyari browsingan tentang masalah ini akhirnya ketemu juga,
benci gua ma orang2 yang sok anti padahal punya niat lebih buruk dari apa yang mereka kampanyekan..
about 1 year ago
chank … satu-satunya di dunia chank .. rokok sin. dah nyoba belon?
mantep surantep chank.
trus kalo orang bule tau khasiat rokok sin.. gimana ya chank menurut lo?
kalo ente minat, ane punya stock
about 1 year ago
tetep ah.. ga suka rokok, asepnya bikin batuk n mata perih
about 1 year ago
tulisan yg bagus, ijin disebarluaskan ya di blog saya…
about 1 year ago
Top markotop….tugas siapa hayooo biar yang perokok dan non perokok tambah pinter??? menteri kesehatankah….mentri pendidikankah, atau LSM atau industri rokok atau ichanx seorang blogger…ke..ke..ke..kaboor
about 1 year ago
gal ada loe gak rame
sampoerna hijau…
kalau tahu memang rokok merugikan kesehatan kenapa tidak di gusur saja oleh pemerintah kok malah yg di gusur makam mbah priukk wkwkwk
about 1 year ago
yahhh..tar protes ke pemerintah, minta larangan dan peringatan di boks rokok dari : “Merokok dapat menyebabkan penyakit jantung, gangguan kehamilan dan janin”. Jadi: “Terima kasih Anda telah menyumbangkan devisa yang tak terkira pada negara” Dengan harapan semakin banyak yang merokok, negara ini akan semakin kaya, lapangan kerja terbuka lebar, pengangguran minim, petani bako hidup tentrem di kampong..
Toh di otak sudah punya reseptor nikotinik jadi ga perlu khawatir penjualan menurun karena sekali sundut pasti nambah terus…otomatis perekonomian negara ini bakal maju, malaise ekonomi akan reda..mungkin saya bisa tidur tenang, karena ga banyak maling lagi keliaran…
about 1 year ago
susah nih kalo yang komen udah terlanjur kecuci otak ama pendapat umum… Dasar lebay! =))
about 1 year ago
itu dari fatwa kan?? tau g fatwa itu apa??
Fatwa (dari bahasa Arab ?????), artinya nasihat, petuah, jawaban atau pendapat. adapun yang dimaksud adalah sebuah keputusan atau nasihat resmi yang diambil oleh sebuah lembaga atau perorangan yang diakui otoritasnya, disampaikan oleh seorang mufti atau ulama, sebagai tanggapan atau jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan oleh peminta fatwa (mustafti) yang tidak mempunyai KETERIKATAN. Dengan demikian peminta fatwa TIDAK HARUS mengikuti isi atau hukum fatwa yang diberikan kepadanya.
ITU DARI MBAH WIKI.
gw trtarik ngmng soalnya pernah denger definisi fatwa pas jumatan…
so:kalo ada fatwa aneh2 yg anda g se7,g prlu bingung/treak2 nentang.sampean g wajib nuruti itu cz fatwa g punya daya ikat
peace aniki
about 1 year ago
2.) dari awal orang2 yg protes itu kebanyakan pasti orang2 yg trganggu/orng2 yg mmprjuangkan hak org laen yg trgnggu.
sumbernya adalah BUANYAK perokok yg g cerdas;g menghargai non perokok;cuek beibeh….
so,selama perokok semacem itu masih ada….ya orang laen yg merasa trganggu jg akan muncul, trlepas melalui upaya baek2,atw yg mas ichanx bilang hoax td…gitu deh,
kalo sumber masalah uda mulai berkurang,yg protes2 itu jg bakal brenti ndiri tanpa didebat macem2
about 1 year ago
gak sesimpel itu… di luar negeri perokok relatif udah “jauh lebih sopan” dari di indonesia… tapi sama aja dimusuhin juga.
about 1 year ago
panjang ya debatnya…
jd siapa benar dan siapa salah???
about 1 year ago
buat perokok g emg hargai kalian.. termasuk yg bikin blog ini…
Gimanapun jg, para perokok emg berhak menentukan dia mo ngerokok apa engga.. bnyk apa dikit.. emg hak dia
tapi yg bikin sebel adalah kl sampe ngerokok d dalam ruangan kantor !!!
bagi gw itu sama skali ga bs ditolerir…..
dan itu sangat mengganggu org yang ngak ngerokok kaya gw dan hasilnya bikin mata g perih, dan yg pasti pernafasann g jd sakit….
i hate being a passive smoker…
cuma butuh kesadaran para perokok…
about 1 year ago
nah,… kalo ini saya setuju… saya juga benci ama perokok yg seenaknya ngerokok dimana-mana, bahkan di ruangan tertutup, kendaraan umum, dll.
about 1 year ago
Sebagai perokok tulisan ini sangat mudah dipahami, dan yakin hal ini bukan masalah membela diri. Sip!
about 1 year ago
Wah, ini postingan berat dengan komen2 berat pula. Tak cocok buat orang awam.
Ikut nyimak aja.
about 1 year ago
tetep gak benci dgn yg namanya perokok, tapi gak mau jd perokok pasif
about 1 year ago
wah²…kog jadi aneh gni yah penalaran tentang rokok?
bukan nya di posyandu atau rumah sakit ada penjelasan bahan² apa saja yang ada dalam rokok?? apa ngga bahaya smua?
dan kenapa gak posting “MANFAAT ROKOK?”
about 1 year ago
ya… dimana-mana memang ditulis berbagai bahan berbahaya yang terkandung dalam rokok. bahaya semua, jika dan hanya jika dalam jumlah yang signifikan (baca : buaaanyaaaak buaaangeeeet). that’s why i choose the word “lebay”, karena semua bahan berbahaya itu juga terdapat di segala macam makanan, minuman, bahkan udara yang kita hisap setiap hari…bukan hanya di rokok..
about 1 year ago
membacanya saja gw langsung yakin kalo loe habis ditolak sama cewe *ato cowo juga boleh* yang ga mau punya pacar ngeroko hehehe
i dont really care about the statistic or else, but i dont want my husband to smoke in our home. That easy.
Makanya kalo laki gw pulang magriban lama itu tandanya dia lagi merokok di warung samping masjid dan sudah harus diikhlaskan :p
trus… nyokap gw kankernya jadi ganas lagi setelah dia balik merokok, dan itu ada bukti medisnya…
im not gonna be “lebay” against all the smoker in the world, God forbid. Tapi tetap, ga ada orang yang boleh merokok di rumah gw… paling ga begitu
about 1 year ago
sumpah gw gakditolak!!! *sambit nata*
)
Sorry bout your mom, tapi, seperti yang ditulis diatas… bukti medis apanya? bahwa kankernya mengganas karena ngerokok? itu bukti medis atau pendapat pribadi dokter? bedakan “bukti medis” dan “pendapat” ya… Bukti itu ilmiah, sedangkan pendapat bisa sangat subjektif.
pernah cek hal-hal lain yang dilakukan nyokap lo? pola makannya? gaya hidupnya? tingkat stressnya? blablabla… eniwei, sangat mudah untuk menyalahkan rokok sebagai penyebab semuanya…
about 1 year ago
ini lebih sederhana dari perang kapitalisme dll dll kok. perokok silakan merokok sepuasnya, asal asapnya hisap sendiri ya, makasih.
about 1 year ago
Gak sesederhana itu bro tonyer.. kalo lo lebih jeli, lo pasti sadar bahwa ROKOK termasuk satu dari 3 hal di dunia ini yang tidak membutuhkan dalil ilmiah, cukup kepercayaan… dan wajib percaya. Lo gak setuju tentang mitos rokok, maka lo PASTI salah… Gak peduli lo kasih ribuan data ilmiah sekalipun.
Oh, FYI… selain ROKOK, lo juga harus percaya bahwa:
1. HOLOCAUST adalah fakta. Lo debat ini, maka lo siap dipenjara laksana teroris yang ngebom hotel atau cafe.
2. GLOBAL WARMING adalah akibat perbuatan manusia. Lo gak setuju ini (padahal dibelakang lo ada ribuan ilmuwan berbagai disiplin ilmu dari segala penjuru dunia), maka lo dicap sebagai pendukung perusakan lingkungan.
*ngelantur… tapi sebenernya hanya ingin menjelaskan bahwa ini bukan hal sederhana
*
about 1 year ago
oya, kakek gw ngerokok 3 bungkus sehari (sekarang udah gak mampu beli rokok bungkusan jadi beli tembakau ngelinting sendiri). bokap gw minimal sebungkus sehari. pernah nyoba berhenti tapi gak bisa. dia ngaku sendiri kalo dia butuh rokok biar bisa mikir, dan dia gak ngebiarin anak2nya ngerokok biar gak ikut ketergantungan kaya dia. tergantung ama sesuatu itu sama aja orang cacat katanya. hidup bersama perokok seumur hidup gw menyadarkan gw satu hal; mereka bau!
about 1 year ago
apakah karena bau, maka harus dibikin hoax sedemikian rupa tentang rokok? tiap 6 detik mati (katanya)… itu mati karena bau?
about 1 year ago
menurut gw sih ini sederhana. gak perlu data2 ilmiah, kalo orang udah gak suka orang lain ngerokok apa wajib nyari dasar ilmiahnya? mau lu jelasin soal implikasi sosioekonomis dan geopolitik plus segudang data ilmiah yg mendukung rokok tidak semerugikan itu ya tetep aja gak menghapus ketidaksukaan orang ketika udara yg dihirupnya dipenuhi asap rokok yg bau dan menyesakkan. makanya tadi gw bilang, perokok bebas merokok sepuasnya, asal limbahnya gak dibagi2 ama orang lain.
soal perokok mati, gw malah punya gagasan kalo perokok mati dimakamkan di taman makam pahlawan, kan mereka sudah berkonteribusi terhadap perekonomian nasional. walaupun belum tentu mereka mati secara langsung karena rokok, minimal mereka sudah menanggung resiko itu, betapa heroik. gimana, oke kan ide gw?
about 1 year ago
nah… kalo alasannya seperti yang lo bilang ini (gak suka, ya gak suka aja… titik…), gak perlu dong bikin hoax ttg rokok. cukup bilang gak suka aja.
kalo lo ngerasa dengan perasaan “gak suka” maka lo berhak bikin segala hoax dan pernyataan berlebih-lebihan berbalut medis yang menyudutkan rokok (plus penghisapnya), apa bedanya pandangan lo ini dengan FPI yang maen pukul orang-orang yang menurut mereka salah karena tidak mengamalkan agama menurut cara mereka?
about 1 year ago
penelitian ilmiah mungkin saja dirancang demikian untuk meyakinkan para perokok untuk menghentikan kebiasaannya. karena coba saja sendiri, kalo di angkot banyak penumpang yg terganggu ama 1 orang yg merokok, apa si perokok itu akan serta merta menurut mematikan rokoknya? belum tentu, kemungkinan sih tidak. apalagi di luar negeri sana di mana kebebasan individu itu hampir absolut, orang bebas ngapain aja tanpa dilarang2 selama itu soal dirinya sendiri, ini dilindungi HAM malah. kalo aborsi saja dianggap right to one’s own body, apalagi yg cuma merokok? urusan apa orang lain ngelarang2, toh ini rokok2 gw, gw beli pake duit gw, kalo mati juga gw yg mati. sikap egois ini sih menurut gw yg menyebabkan orang sebel sama perokok yg kurang pengertian, lupa kalo rokok itu dinikmati sendiri sementara udara itu dibagi bersama.
about 1 year ago
kalo ngerokok di angkot, atau di ruang tertutup, gw juga gak setuju kali. Sama aja dengan orang kentut atau orang sendawa di ruangan. Ngeganggu tentunya.
Jangan digeneralisir kalo semua perokok itu tidak beradab seperti perokok yg ngerokok di angkot dong.
about 1 year ago
masalahnya, populasi perokok angkot yg nyebelin itu buanyak, chanx. angkot isinya udah 7-5 plus 2 di bangku tengah aja masih aja suka ada yg tega2nya ngegerus oksigen yg tersisa dgn asap rokok. gw juga menghargai orang2 yg tau tempat kalo mau ngerokok, walaupun kasian aja mereka segitu tergantungnya ama rokok sampe rela masuk “akuarium” penuh asap atau sembunyi2 di tangga darurat (karena di sana juga sebenernya dilarang).
about 1 year ago
tambahan argumen kenapa perokok harus dimakamkan di makam pahlawan: setiap ada perokok mati, mereka telah membantu menciptakan masyarakat yg lebih baik.
about 1 year ago
define : masyarakat lebih baik.
emang kalo perokok mati, maka otomatis koruptor berkurang? maling berkurang? mafia kasus berkurang? kurs rupiah menguat? kekurangan gizi di NTT bisa teratasi? korban lapindo bisa dapet ganti rugi?
about 1 year ago
masyarakat lebih baik di sini setidaknya berarti 30 juta lebih orang yg menggantungkan hidupnya pada industri rokok dari hulu hingga hilir, seperti yg ditulis di atas. juga ratusan juta masyarakat sisanya yang menikmati cukai dan pajak 57 triliun pertahun yg bisa dipakai untuk pendidikan, kesehatan dan riset energi terbarukan. posisi gw sebenernya cukup kompromistis dan gak munafik. industri rokok telah membantu meningkatkan hajat hidup orang banyak dgn taruhan menurunnya taraf kesehatan orang banyak juga (walopun itu debatable seperti elu bilang). jadi menurut gw perokok itu pahlawan yg bertaruh nyawa, pantas kan dimakamkan di taman makam pahlawan?
about 1 year ago
setuju banget sama argumen-argumennya sevenco!
about 1 year ago
Artikel yg menarik dilihat dari sudut pandang PEROKOK Peace !!! huahahahha bro
btw salam Bloggers
about 1 year ago
emang neh,.. negara2x maju yang katanya anti rokok malah mereka sendiri yang iklannya paling wah,. contoh nya Malioboro itu loh (sengaja plesetan),..
tapi tulisan yang elo post emang oke banget chanx,..
semoga membuka mata orang yang pikirannya sempit tapi merasa “LUAS”, PEACE
about 1 year ago
yg dikecam ichanx itu soal hoax ttg rokok (kalo emng bnr2 hoax).bisa dipahami.
pertama ada gerakan anti rokok dgn bekal hasil riset yg katanya ilmiah bahwa rokok tu busuk bgt…saat itu,hal itu yg dipercaya masyarakat umum/awam.
trus ichanx nemu hasil riset laen kalo trnyta efek rokok g seburuk yg slama ini diberitakan..trus ichanx milih prcaya yg ini..
nah kalo ntar ada riset lg trus hasilnya laen lg..???
yg sebenernya hoax yg mana.
seolah kita nurut aj apa kata mereka…(mereka siapa?pokoknya mereka)
about 1 year ago
btw,uda lama g ada postingan baru neh boz.
bukumu pun entah dmna skrng…
g bikin buku lg??
about 1 year ago
no komen deh kang,
ga nyampe ilmu saya soal ginian
about 1 year ago
dan ternyata semua itu memang tidak lebih dari masalah persaingan dagang antara RI dan AS semata. Baru-baru ini, tanggal 22 Juni 2010, Indonesia sudah menyampaikan keberatan kepada Dispute Settlement Body WTO untuk memeriksa kasus pelanggaran terkait dengan pengecualian rokok menthol dari larangan penjualan rokok beraroma yang undang-undangnya sudah berlaku di AS sejak September 2009, which is rokok beraroma alias rokok kretek di Amerika 99% memang dikuasai oleh pasar Indonesia. Kalo sudah begini, kliatan kan kepentingan siapa sebenarnya yang dibela. Ya nggak chanx ?
about 1 year ago
bukan lebay mas,. tapi jaga kesehatan,..
about 1 year ago
kalau hubungannya rokok dengan kesehatan mulut gimana chanx? mbok ya dibahas juga. aku punya temen perokok berat yang bau mulutnya naudzubillah mindzalik dan giginya tak terawat. itu cara mengatasinya gimana tho?
about 1 year ago
Ini hanya sekedar perang keyakinan. Semua orang bisa mengatakan saling perang kesehatan, ekonomi, neo-liberalisme, atau apapun itu istilah dahsyat kalian. Namun pada kenyataannya, kita semua hanya ingin memercayain apa yang kita ingin percayai, apa yg kita ingin dengar.
Silahkan mau dengan argumen pembelaan masing2, karena itulah yang ingin didengarkan dan dipercayai.
Saya sendiri adalah seorang non-smoker, dan merasa akan sangat menyenangkan kl memang org2 di sekitar saya tidak merokok. Alasannya sederhana,karena saya memang terganggu dengan asap dan baunya. Ditambah lagi, tingkat sensitifitas alergi saya memang cukup tinggi.
Namun saya juga menyadari, saya bagian dari makhluk sosial yang berinteraksi dengan berbagai jenis manusia di sekitar saya. Jadi? Well, saya hanya bisa berusaha berdamai, dengan lingkungan dan diri saya sendiri.
Berusaha untuk tidak menyalahkan pihak ini, ataupun pihak itu. Kalau saya merasa terganggu, saya cukup berakal dan berotak untuk mencari jalan untuk menghindari gangguan. Sesederhana itu.
Saya juga tidak pernah berusaha untuk mempengaruhi atau memaksa org lain utk percaya apa yg saya yakini krn saya yakin semua juga *harusnya* cukup berakal dan berotak bukan?
Pemaparan fakta bahwa merokok itu memiliki argumen yg kuat dari sisi lain. Namun pemaparan yg dipercayai selama ini di tengah2 masyarakat bukanlah tidak berdasarkan fakta bukan?
Tapi sekali lagi, masing2 memilik sudut pandang dari masing2 aspek yang berbeda, jadi percayalah apa yang kita ingin percayai, selama kita memiliki argumen yang kuat, dan jangan sampai terlihat bodoh.
untuk artikel ini, not bad. anda memberikan sudut pandang lain yang pastinya membantu membuka cakrawala pembaca, baik itu pro maupun kontra.
salam.
about 1 year ago
Saya rasa note itu hanya pembelaan dari para perokok.
about 1 year ago
ya klo dibilang aku setuju ama kampanye anti-rokok [karena rokok merusak kesehatan, dsb], ya aku jg serba salah sih. soalnya sekeluarga ngerokok semua kcuali aku.
melegakan jg membaca tulisan kyk gn. semoga rokok tidak mengontribusikan penyakit apapun kepada keluarga-ku yg perokok itu, hehehe.. aamiin.
about 1 year ago
bagi saya, silahkan merokok…selama perokok juga menghargai keberadaan orang2 yg tidak merokok dan tidak kuat dengan asapnya. Intinya disitu sih..
about 1 year ago
ah seandainya saja tembakau itu dari dulu disayur aja gak usah pake dilinting dan dibakar2 *halah*
about 1 year ago
saya merokok udah dari kelas 1 SMA bahkan sekarang saya bisa habiskan 3 bungkus rokok per hari terkadang sih tapi rata-rata 2 bungkus……. habis rokok bikin bedaaaaaa!!!!
about 1 year ago
Hanya berharap semakin banyak perokok sadar untuk tidak merokok di tempat umum dan angkutan umum. merokoklah hanya dilingkungan yang memang dibolehkan untuk merokok dan di ruang pribadi loe sendiri. dengan begitu gw yang anti-rokok berjanji akan diam dan ga ngomel2 lagi sama perokok! hehee
about 1 year ago
buat gw simpel aja.. knapa orang kena asep rokok batuk2? knapa orang pertama kali nyoba ngrokok batuk2?
secara sederhana tubuh sudah menolak asep rokok.
about 1 year ago
simpel aja sih, gw butuh duitnya untuk beli makanan dibandingkan beli rokok.. Karena tanpa makanan gw ga bisa hidup dan tanpa rokok ahamdulilah sampai sekarang masih hidup. Try to observed the other way around.
about 1 year ago
pro (cukong) rokok? lebay kamu!!! jangan asal comot penelitian mas kalau dibayar 1 juta dollar juga banyak orang yang bisa bikin penelitian membuktikan bumi itu gepeng seperti martabak hehehe.
about 1 year ago
beuhhh pusing dgn istilah kedokterannya…
Yg penting hidup rokok, turunkan harga BBM >>ngacirr……
about 1 year ago
Apapun alasan ilmiahnya, saya bete banget kalo deket2 orang ngrokok. Asepnya bauuu sampe ke baju.
Kalo memang yakin banget, silakan merokok deket anak kecil atau bayi deh..
about 1 year ago
saya ga suka rokok mas…..
da itu aja no offense
about 1 year ago
Mas saking bencinya gw ma roko ,gw ada niat buat bakar pabrik roko yg di pulau jawa,namun karna takut dengan hukum makanya gw melampiasin rasa benci gw dengan cara membakar roko sabatang demi sebatang n sebungkus demi sebungkus wkwkwkkkw
about 1 year ago
Tulisannya agak “kering” nih, kurang gambar
saya nyumbang deh :
about 1 year ago
Ups maaf tidak muncul, ini dia :
http://i2.squidoocdn.com/resize/squidoo_images/250/draft_lens6027952module52156501photo_1255373948lungs.jpg
about 1 year ago
Sumbangan gambar lagi :
http://web.archive.org/web/20021206153223/http://antirokok.or.id/images/p_rokok.gif
about 1 year ago
Oh iya numpang tanya, manfaat rokok, untuk kita sendiri / perokok ybs, itu apa ya ?
about 1 year ago
Gw bukan perokok, tapi ga setuju juga rokok diharamkan. Ga ada ISL dong tar.
Mo merokok mah silakan aja, duit dia sendiri, resiko dia sendiri. Tapi kalo udah dalam level mengganggu, seperti misalnya merokok di ruang pengap dan gw lagi disitu ya dibilangin aja. Kalo ngomongnya baik-baik, so far responnya selalu baik.
Yang penting gw bukan perokok dan ga pengen ngerokok. Orang lain? terserah…
about 1 year ago
haduuuh….kalo masalah rokok dibahas, gak bakal ada habisnya…..buat saya seh ngerokok cara saya nikmati hidup…perduli setan hantu belanda dengan dampaknya….kalo mau sakit ya sakit…kalo mau mati ya pasti mati….hidup cuma sekali ini,kenapa gak dinikmati dan rokok cara saya menikmati hidup……hihihiihihiiiihi……
about 1 year ago
ijin copas bang…
about 1 year ago
Merokok mengganggu kesehatan ibu hamil dan anak-anak?
Tentu saja iya!
What????????????
Koq bisa?? hahahahaha… dodol…
about 1 year ago
Well.
Aku nggak suka rokok karena sering sesak nafas aja, kok. That’s all. Bukan karena dalil kimia atau statistik macam apapun, tapi cuman idung pesekku ini suka rewel kena asep rokok..
about 1 year ago
memang logis kalo ngomongin angka dari sisi industri ato juga ngomongin ilmiahnya.. tapi jangan korupsi hak kami yang enggak ngrokok ini untuk sekedar bernafas..
Ngrokok sih terserah, kayak dosa ama pahala, tanggung sendiri-sendiri.. tapi ada etikanya..
about 1 year ago
mungkin perlu nonton The Insider sama Thank You For Smooking,,,
pertanyaannya gini bang,, ngrokok ato nggak sih terserah ya, tapi bisa nggak tidak menggangu kepentingan n hak orang lain juga,
ga peduli maslah kontroversi perokok pasif,
tapi fakta yg jelas, asap rokok bagi bukan perokok adalah sangat mengganggu,, andai saja tu asap ga kemana-mana,, yakin deh org yg bukan perokok ga bakal protes,,,
kaya ginilah, drug, junkfood, alchohol, knapa yang protes lebih dikit, karena akibatnya yang nanggung ya pelaku ato paling paling keluarganya, klo ROKOK? siapapun disekitar perokok yang non perokok pasti keganggu,,
about 1 year ago
wah.. gw sih setuju juga sama kang Ichanx..
bisa bayangin ga kalau perusahaan Rokok gulung tikar,,,,
negere kite bakalan PHK n pengangguran besar besaran,,,,hihiihi
about 11 months ago
daripada merokok, lebih baik tidak merokok…
about 10 months ago
dengan rokok kita membantu menyumbang dana buat pemerintah.
pajak rokok pr* mild aja 300,- perbatang.
kalo g ada rokok bisa melarat ni negara.. (“, )
about 9 months ago
well… wa yakin “Tidak satupun ciptaan Tuhan yang tidak berguna, bahwa sesuatu yang berlebih-lebihan (more than we can take) membentuk kehancuran” thats why I choose smokin than drugs, etc. Tw sndiri lah, rokok dari mana, n drugs dari mana… dlu ngerokok sebanyak2nya, dengan dalil kedua wa ubah jadi selama2nya
, dengan cara?? ya kurangin konsumsinya.
Tetep dengan kerendahan hati wa brusaha ga ganggu kehidupan mereka para anti asap “rokok” tapi ga brani protes ama asap2 yg laen (terutama asap ikan bakar, yg menurut penelitian ikannya sendiri mengandung karbondioksida dan residu abu sangat banyak/tinggi), cuman bwt DILARANG merokok d tempat umum… koq kebangetan ya? justru human rights bwt bebas bernapas jadi menginjak2 hak hidup minoritas (perokok kan jd penjahat, padahal jelas2 pemabuk dan pemadat lebih berbahaya karena kejahatan2 yg bisa dilakukannya… ga percaya? lewat aja depan pemabuk pinggir jalan klo ga dipalakinlo … DoD_L).
Buat yang ga stuju ama rokok, ya jangan deket2 ma orang yg lg ngerokok, bwt para perokok, berperilakulah sederhana. bwt yg ga suka ma bau rokok, … nah perlu klarifikasi lagi; selain bau asap rokok, bau apa lagi yang anda enggani? PS: bw oxy aja kmana2, karena dunia kita dah BAU (Being Argumented Unity_ semua tindakan dan perilaku pasti dapat kita cari argumentasi yang pas! cos… secara ga sadar, gotong royong qt dah ilang diganti individualisisme)
met berjuang, dan yakini apa yang menurut anda benar, namun jangan selalu mencari pembenaran atas tindakan kita…
LOVE_PEACE… we can take a rest
about 9 months ago
statistics vs moral..
about 4 months ago
jadi ada baiknya jika
kurangi merokoknya….
about 3 months ago
Ga da hari tnpa rkok nich jadinya..
Kan didukung..