Lumajang? Tentu aja bukan nama orang. Bukan juga padanan kata dari kalimat penyenang hati “Lumayan, daripada Lu-manyun”. Lumajang adalah nama sebuah Kabupaten di kaki Gunung Semeru, Jawa Timur, sekitar 4-5 jam dari Surabaya.

Akhir bulan lalu, gw dapet tugas kantor untuk jalan-jalan dan bersenda gurau dengan warga Lumajang dan sekitarnya. Pekerjaan gw emang selalu dipenuhi dengan jalan-jalan dan senda gurau yang menyenangkan. *Postingan ini ditulis di kantor, jadi mungkin telah diedit oleh yang berwenang*. Singkat cerita…

Gw sampe di suatu desa, berjarak 4-5 km dari Puncak tertinggi di Pulau Jawa, yaitu Puncak Mahameru. Kepala Desa, Sekdes, beberapa Kepala Dusun, dan sekitar seratusan warga berkumpul di Balai Desa. Kepala Desa mempersilahkan gw untuk membuka acara dan menyapa para warga yang umumnya buruh tani dan kebun pisang ini.

Gw: Bapak-bapak, ibu-ibu, Assalamualaikuuuuuuuuuum…..
Warga: *serempak* Waalaikum salaaam warahmatullaaahi wabarakaaatuh
Gw: Perkenalkan, saya ichanx.. Saya bersama beberapa teman di Jawa Timur ini bertugas untuk blablablabla *pemeriksaan salah satu program pemerintah untuk rakyat miskin*. Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian sudah dapet blablablabla-nya?

Hening…… Warga saling berpandangan satu sama lain…

Salah seorang warga: Sudaaaaaaaah
Warga: *serempak* Sudaaaaaaaaaaaaaaaaaah
Gw: Bagus. Jadi, saya bermaksud….. *dan seterusnya, hingga sekitar 10 menit berbicara dengan gagah dan lantang*

Setelah mengakhiri basa-basi sepatah dua patah kata dengan penuh semangat dihadapan 100-an warga Desa tersebut, gw duduk di kursi dan meja yang sudah disediakan para pengurus Desa. Rencananya gw mo menginterview warga satu persatu berhubungan dengan proyek blablabla pemerintah tersebut.

Gw: Sore pak… Nama Bapak siapa?
Warga: ……
Temen: Sugeng sonten pak… Asmanipun sampeyan sinten?
Warga lagi: ……
Temen lagi: Njenenge sampeyan sopo?
Warga itu lagi: …….

….

….

….

….

….

Dari 100 warga yang gw ajak ngobrol, lebih dari 90 orang diantaranya, jangankan Bahasa Indonesia, bahkan Bahasa Jawa pun gak bisa.

Jadi, tadi pas pembukaan gw ngomong panjang lebar sampe mulut berbusa-busa bener-bener useless

Related posts:

  1. Indahnya Difitnah
  2. Pijat Plus
  3. Fenomena Artis di Politik
  4. Cari Rumah Kos Di Jakarta…
  5. Ultimatum Power
  6. Poster Pemilu : Siapakah Mariana Deden?
  7. Kunaon Urang Nyoblos HADE?
  8. Ganteng Maut
  9. Jupe, Bukan Manusia
  10. Motor… oh motor….